back to top

IHSG Ditutup Naik 0,72%, Transaksi Tembus Rp32,6 T

Emitentrust.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat pada perdagangan hari ini, Selasa (13/1/2026). IHSG naik 63,58 poin atau 0,72% ke level 8.948,30.

Penguatan IHSG terjadi di tengah aktivitas transaksi yang cukup ramai. Tercatat nilai transaksi di Bursa Efek Indonesia (BEI) mencapai Rp32,6 triliun.

Secara keseluruhan, sebanyak 564 saham mengalami kenaikan harga, sementara 513 saham melemah dan 207 saham bergerak stagnan.

Pada jajaran saham penguat, SINI mencatatkan kenaikan signifikan sebesar Rp1.525 menjadi Rp105.000 per saham. Disusul DSSA yang naik Rp1.275 ke level Rp14.475 per saham, serta RISE yang menguat Rp1.150 menjadi Rp10.400 per saham.

Sementara itu, saham-saham yang mengalami tekanan di antaranya POLU yang turun Rp4.000 ke posisi Rp22.700 per saham. Saham Gudang Garam Tbk (GGRM) terkoreksi Rp700 menjadi Rp15.300 per saham, serta LIFE yang turun Rp1.450 ke level Rp8.350 per saham.

Dari sisi aktivitas perdagangan, saham Bumi Resources Tbk (BUMI) menjadi yang paling aktif diperdagangkan dengan frekuensi 349.150 kali transaksi dan nilai mencapai Rp4,04 triliun. Selanjutnya, saham DEWA diperdagangkan sebanyak 144.674 kali dengan nilai transaksi Rp1,4 triliun, serta BKSL yang mencatatkan 126.488 kali transaksi senilai Rp713 miliar.

Artikel Terkait

IHSG Akhir Pekan Cerah! Saham-Saham Big Caps Bersinar

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 131,22 poin atau 2,28% ke 5.875,78 pada akhir perdagangan Jumat (3/7/2026).

BEI Cabut Status Saham Terkonsentrasi Tinggi LUCY

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) mengumumkan bahwa PT Lima Dua Lima Tiga Tbk (LUCY) tidak lagi masuk dalam kategori Kepemilikan Saham Terkonsentrasi Tinggi (High Shareholding Concentration/HSC).

WIKA Beton (WTON) Pasok Material Proyek Pelindo Rp153M

PT Wijaya Karya Beton Tbk (WTON) mengantongi proyek senilai Rp153 miliar untuk memasok beton pracetak dan ready mix pada pembangunan New Priok Eastern Access (NPEA) milik PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo).

Populer 7 Hari

Berita Terbaru