EmTrust – Bursa Efek Indonesia (BEI) menyampaikan bahwa pihaknya tengah mencermati pergerakan saham PT Homeco Victoria Makmur Tbk (LIVE), PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN), dan PT Indospring Tbk (INDS) menyusul terjadinya peningkatan aktivitas perdagangan yang tidak biasa atau Unusual Market Activity (UMA).
Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Yulianto Aji Sadono, dalam keterangan tertulis pada Selasa (13/1), menegaskan bahwa pengumuman UMA tersebut tidak serta-merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal.
“Pengumuman UMA tidak secara otomatis mengindikasikan adanya pelanggaran. Bursa saat ini masih mencermati perkembangan pola transaksi saham-saham tersebut,” ujar Yulianto.
BEI mencatat, informasi terakhir yang disampaikan oleh perusahaan tercatat berasal dari publikasi pada 8 Januari 2026 melalui laman resmi Bursa. Informasi tersebut mencakup laporan bulanan registrasi pemegang efek untuk saham LIVE dan INDS, serta keterbukaan informasi terkait penjualan pusat perbelanjaan Deli Park oleh PT Agung Podomoro Land Tbk.
Sehubungan dengan terjadinya UMA, BEI mengimbau investor untuk mencermati jawaban dan klarifikasi yang disampaikan oleh masing-masing perusahaan atas permintaan konfirmasi dari Bursa. Investor juga diminta memperhatikan kinerja fundamental perusahaan serta keterbukaan informasi yang disampaikan secara berkala.
Selain itu, BEI menyarankan investor untuk menelaah kembali rencana aksi korporasi yang dilakukan perusahaan tercatat, khususnya apabila aksi tersebut belum memperoleh persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).
“Investor diharapkan mempertimbangkan berbagai kemungkinan yang dapat timbul di kemudian hari sebelum mengambil keputusan investasi,” pungkas Yulianto.


