back to top

Saham Tertekan, IRRA Beri Penjelasan ke BEI

Emitentrust.com- Emiten distributor alat kesehatan PT Itama Ranoraya Tbk (IRRA) akhirnya angkat bicara terkait volatilitas transaksi saham perseroan yang terjadi dalam sebulan terakhir.

Manajemen menegaskan komitmen IRRA untuk terus menjunjung tinggi prinsip Good Corporate Governance (GCG) dengan menjaga transparansi dan keterbukaan informasi kepada publik serta regulator pasar modal.

Dalam sepekan terakhir turun 1,37 persen dari harga Rp430 pada 13 Januari 2026. Dalam sebulan drop 2,70 persen dari harga Rp444 pada 19 Desember 2025.

Bahkan pada perdagangan hari ini Senin (19/1) saham IRRA turun 0,92 persen ke level Rp430 per lembar.

Sekretaris Perusahaan IRRA, Viertin M.L. Tobing, menyampaikan bahwa hingga saat ini tidak terdapat informasi, fakta, maupun kejadian material yang dapat memengaruhi harga saham ataupun kelangsungan usaha perseroan dan belum diungkapkan kepada publik.

“Perseroan tidak mengetahui adanya aktivitas dari pemegang saham tertentu sebagaimana dimaksud dalam ketentuan OJK terkait laporan kepemilikan saham,” tegas Viertin dalam penjelasan resminya.

Lebih lanjut, manajemen juga memastikan bahwa tidak ada rencana aksi korporasi yang akan dilakukan dalam waktu dekat, termasuk rencana yang berpotensi berdampak terhadap pencatatan saham di Bursa dalam tiga bulan ke depan.

Dengan klarifikasi ini, IRRA menegaskan bahwa pergerakan harga dan aktivitas transaksi saham yang terjadi sepenuhnya merupakan mekanisme pasar, sekaligus menepis spekulasi yang berkembang di kalangan pelaku pasar.

Artikel Terkait

BEI Umumkan Saham Dikuasai Segelintir Investor, Ini Emitennya!

Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali mengeluarkan pengumuman penting terkait sejumlah emiten yang memiliki kepemilikan saham terkonsentrasi tinggi atau high shareholding concentration per 31 Maret 2026.

Bengkak 348%! PTPP Rugi Hampir Rp8T di 2025

PT PP (Persero) Tbk (PTPP) mencatatkan rugi bersih sebesar Rp7,99 triliun sepanjang 2025, membengkak sekitar 348% dibandingkan rugi Rp1,78 triliun pada 2024 (YoY).

KB Bank (BBKP) Tinggalkan Rugi Triliunan di 2025

PT Bank KB Indonesia Tbk (BBKP) (sebelumnya Bank Bukopin) berhasil membalikkan kinerja secara signifikan sepanjang 2025 dengan mencatatkan laba bersih sebesar Rp66,6 miliar, berbanding terbalik dari rugi Rp6,33 triliun pada 2024,

Populer 7 Hari

Berita Terbaru