back to top

Anak Usaha Diputus Pailit, BEI Suspensi Saham ZBRA

Emitentrust.com – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) memutuskan untuk melanjutkan penghentian sementara perdagangan efek PT Dosni Roha Indonesia Tbk (ZBRA) di seluruh pasar. Keputusan ini diambil menyusul adanya putusan pailit terhadap entitas anak Perseroan, PT Dos Ni Roha.

Lidia M. Panjaitan selaku Kepala Divisi Penilaian Perusahaan 3 dan Pande Made Kusuma Ari A. selaku Kepala Divisi Pengaturan dan Operasional Perdagangan BEI , dalam pengumuman BEI No. Peng-SPT-00001/BEI.PP3/01-2026 tertanggal 22 Januari 2026, disebutkan bahwa PT Dos Ni Roha dinyatakan pailit berdasarkan putusan Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat dalam perkara PKPU No. 100/Pdt.Sus-PKPU/2025/PN Niaga Jkt.Pst yang diputus pada 14 Januari 2026.

Putusan tersebut menyatakan bahwa PT Dos Ni Roha selaku pihak termohon PKPU berada dalam keadaan pailit. Kondisi ini menimbulkan ketidakpastian atas kelangsungan usaha PT Dosni Roha Indonesia Tbk sebagai induk usaha.

Sehubungan dengan hal tersebut, BEI memutuskan untuk melanjutkan suspensi perdagangan saham ZBRA terhitung sejak Sesi I Perdagangan Efek Periodic Call Auction pada Kamis, 22 Januari 2026, hingga adanya pengumuman Bursa lebih lanjut.

BEI juga mengingatkan seluruh pihak yang berkepentingan untuk selalu mencermati keterbukaan informasi yang disampaikan oleh Perseroan. Saat ini, saham ZBRA tercatat berada di Papan Pemantauan Khusus.

Pengumuman tersebut ditandatangani oleh Lidia M. Panjaitan selaku Kepala Divisi Penilaian Perusahaan 3 dan Pande Made Kusuma Ari A. selaku Kepala Divisi Pengaturan dan Operasional Perdagangan BEI.

Artikel Terkait

TAXI Ungkap Akhiri Kerja Sama dengan GOTO, Ada Apa?

PT Express Transindo Utama Tbk (TAXI) mengumumkan berakhirnya perjanjian pengadaan jasa dengan PT Rekan Anak Bangsa, perusahaan yang merupakan bagian dari GoTo Group.

Pengendali WINR Belum Berhenti Buang Saham Jutaan Lembar di FCA, Kenapa?

Emitentrust.com - Pemegang saham pengendali PT Winner Nusantara Jaya...

26 Saham Masuk Cum Dividen Pekan Depan, Yield Mini hingga 10 Persen

Sebanyak 26 emiten di Bursa Efek Indonesia (BEI) akan memasuki periode cum dividen pada 6-8 Juli 2026. Momen ini menjadi kesempatan bagi investor yang ingin mengamankan hak atas dividen tunai, dengan dividend yield yang ditawarkan bervariasi, mulai dari 0,01% hingga mencapai 10%.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru