back to top

Lonjakan Harga Picu Suspensi, Perdagangan Saham BLUE dan ENZO Dihentikan Sementara

EmTrust – Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan saham PT Berkah Prima Perkasa Tbk. (BLUE) dan PT Morenzo Abadi Perkasa Tbk. (ENZO). Penghentian sementara atau suspensi tersebut dilakukan menyusul terjadinya peningkatan harga saham secara kumulatif yang dinilai signifikan.

Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Yulianto Aji Sadono, dalam keterangan tertulis pada Senin (26/1/2026), menjelaskan bahwa langkah suspensi diambil sebagai bentuk perlindungan bagi investor sekaligus untuk menjaga perdagangan efek yang teratur, wajar, dan efisien.

“Penghentian sementara perdagangan saham PT Berkah Prima Perkasa Tbk. (BLUE) dan PT Morenzo Abadi Perkasa Tbk. (ENZO) dilakukan sehubungan dengan terjadinya peningkatan harga kumulatif yang signifikan,” ujar Yulianto.

BEI menetapkan suspensi perdagangan saham kedua emiten tersebut mulai Sesi I pada 27 Januari 2026 di Pasar Reguler dan Pasar Tunai hingga pengumuman Bursa lebih lanjut.

Sehubungan dengan hal tersebut, BEI mengimbau kepada seluruh pihak yang berkepentingan untuk senantiasa memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan oleh masing-masing Perseroan, guna mendukung pengambilan keputusan investasi yang tepat dan berlandaskan informasi yang memadai.

Artikel Terkait

Diam-diam, Samuel Tumbuh Bersama Lepas 1,130 Miliar Saham NSSS

PT Nusantara Sawit Sejahtera Tbk. (NSSS) menyampaikan bahwa PT Samuel Tumbuh Bersama sebagai Pemegang saham pengendali telah mengurangi porsi kepemilikan sahamnya pada tanggal 10 April 2026.

MKNT Catat Rugi Bengkak 3,2% di Semester I-2024

Emiten telekomunikasi PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk (MKNT) mencatatkan rugi bersih sebesar Rp9,37 miliar pada semester I-2024, atau membengkak sekitar 3,2% (yoy) dibandingkan rugi Rp9,08 miliar

MCOL Dirikan Bisnis Baru, Kuasai 75% Saham

Prima Andalan Mandiri Tbk (MCOL) menyampaikan bahwa melakukan langkah ekspansi dengan mendirikan entitas baru melalui transaksi afiliasi.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru