back to top

Sengketa Garuda (GIAA) vs Greylag Berakhir, MA Tolak Kasasi

Emitentrust.com – Mahkamah Agung (MA) Republik Indonesia resmi menolak permohonan kasasi yang diajukan PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) dalam perkara gugatan perbuatan melawan hukum melawan Greylag Goose Leasing. Dengan putusan tersebut, perkara ini kini berkekuatan hukum tetap (inkracht).

Dalam keterbukaan informasi yang disampaikan kepada Bursa Efek Indonesia, Garuda menyebutkan bahwa putusan kasasi tersebut diketahui Perseroan pada 29 Januari 2026, berdasarkan relaas pemberitahuan isi putusan MA Nomor 3550 K/Pdt/2025.

Sebelumnya, maskapai pelat merah itu mengajukan kasasi atas putusan pengadilan tingkat banding terkait gugatan terhadap Greylag Goose Leasing 1410 Designated Activity Company dan Greylag Goose Leasing 1446 Designated Activity Company. Namun, Mahkamah Agung memutuskan menolak permohonan kasasi Garuda, sehingga putusan sebelumnya tetap berlaku.

Meski demikian, manajemen Garuda menegaskan bahwa putusan tersebut tidak berdampak langsung terhadap kegiatan operasional maupun kelangsungan usaha Perseroan.

” Tidak terdapat dampak langsung terhadap kegiatan operasional Perseroan dan seluruh kegiatan operasional berjalan dengan normal,” tulis Andreas Tumpal H. Hutapea Sekretaris perusahaan GIAA.

GIAA juga menyatakan akan terus menjalankan kegiatan usaha sesuai ketentuan yang berlaku, sembari memantau implikasi hukum lebih lanjut dari putusan tersebut.

Artikel Terkait

BEI Umumkan Saham Dikuasai Segelintir Investor, Ini Emitennya!

Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali mengeluarkan pengumuman penting terkait sejumlah emiten yang memiliki kepemilikan saham terkonsentrasi tinggi atau high shareholding concentration per 31 Maret 2026.

Bengkak 348%! PTPP Rugi Hampir Rp8T di 2025

PT PP (Persero) Tbk (PTPP) mencatatkan rugi bersih sebesar Rp7,99 triliun sepanjang 2025, membengkak sekitar 348% dibandingkan rugi Rp1,78 triliun pada 2024 (YoY).

KB Bank (BBKP) Tinggalkan Rugi Triliunan di 2025

PT Bank KB Indonesia Tbk (BBKP) (sebelumnya Bank Bukopin) berhasil membalikkan kinerja secara signifikan sepanjang 2025 dengan mencatatkan laba bersih sebesar Rp66,6 miliar, berbanding terbalik dari rugi Rp6,33 triliun pada 2024,

Populer 7 Hari

Berita Terbaru