back to top

Free Float 46%, VIVA Sebut Tiga Cucu Pendiri Grup Bakrie Pemilik Akhir

Emitentrust.com – PT Visi Media Asia Tbk (VIVA) melaporan kepemilikan saham terbarunya per 31 Januari 2026 dan mengungkap fakta krusial: porsi saham free float mencapai 46,01%,

Emiten media yang kini berada di Papan Pemantauan Khusus ini mengungkapkan bahwa seluruh saham free float VIVA berasal dari kepemilikan masyarakat (non-pengendali) dalam bentuk scripless.

” Tidak terdapat saham free float yang berasal dari direksi, komisaris, saham treasury, maupun portofolio investasi khusus, tulis manajemen.

Dengan porsi free float mendekati 50%, struktur kepemilikan VIVA dinilai sangat terbuka, namun sekaligus rawan volatilitas pergerakan harga saham.

Laporan tersebut juga menampilkan sejumlah pemegang saham di atas 5%, termasuk institusi global dan entitas afiliasi Grup Bakrie, di antaranya:
Raiffeisen Bank – 1,98 miliar saham (12,04%)

PT Bakrie Global – 1,61 miliar saham (9,79%)

Standard Chartered (Cayman Islands) – 905,82 juta saham (5,5%)

UBS AG Hong Kong – 828,01 juta saham (5,03%)

DB Spore DCS A/C MDS – 895,82 juta saham (5,44%)

PT Surya Ganesa Amani – 839,95 juta saham (5,1%)

Di balik kepemilikan saham tersebut, Perseroan mengungkap Penerima Manfaat Akhir (Ultimate Beneficial Owner/UBO) sebagai berikut:

Anindya Novyan Bakrie

Anindra Ardiansyah Bakrie

Aninditha Anestya Bakrie

Jumlah pemegang saham VIVA tercatat naik dari 61.218 menjadi 62.165 investor, atau bertambah 947 pemegang saham dibandingkan bulan sebelumnya.

Sebagai informasi. Pendiri Bakrie Group adalah H. Achmad Bakrie, yang mendirikan perusahaan ini pada tahun 1942 di Menggala, Lampung, awalnya sebagai usaha dagang umum. Achmad Bakrie membangun kerajaan bisnis yang kemudian berkembang pesat ke sektor energi, pertambangan, dan industri, yang kini diteruskan oleh keluarganya.

Artikel Terkait

TAXI Ungkap Akhiri Kerja Sama dengan GOTO, Ada Apa?

PT Express Transindo Utama Tbk (TAXI) mengumumkan berakhirnya perjanjian pengadaan jasa dengan PT Rekan Anak Bangsa, perusahaan yang merupakan bagian dari GoTo Group.

Pengendali WINR Belum Berhenti Buang Saham Jutaan Lembar di FCA, Kenapa?

Emitentrust.com - Pemegang saham pengendali PT Winner Nusantara Jaya...

26 Saham Masuk Cum Dividen Pekan Depan, Yield Mini hingga 10 Persen

Sebanyak 26 emiten di Bursa Efek Indonesia (BEI) akan memasuki periode cum dividen pada 6-8 Juli 2026. Momen ini menjadi kesempatan bagi investor yang ingin mengamankan hak atas dividen tunai, dengan dividend yield yang ditawarkan bervariasi, mulai dari 0,01% hingga mencapai 10%.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru