back to top

VISI Ungkap Istri Raffi Ahmad Bakal Jadi Pengendali Baru

Emitentrust.com – PT Satu Visi Putra Tbk (VISI) mengumumkan adanya negosiasi terkait perubahan pengendalian perseroan, baik secara langsung maupun tidak langsung.

Direktur Utama VISI, David Dwiputra, dalam keterangannya Kamis (12/2) menyampaikan bahwa perseroan telah menerima surat pemberitahuan mengenai pengumuman negosiasi yang dilakukan oleh Nagita Slavina, selaku calon pengendali baru, dengan pemegang saham penjual atas rencana pengambilalihan saham VISI.

Nagita Slavina yang dikenal sebagai istri dari Raffi Ahmad. “Hingga saat ini proses masih berada pada tahap negosiasi,” tulis David.

David menegaskan bahwa rencana perubahan pengendalian tersebut, tidak berdampak signifikan terhadap kegiatan operasional, tidak berdampak signifikan terhadap aspek hukum, tidak berdampak signifikan terhadap kondisi keuangan dan tidak berdampak signifikan terhadap kelangsungan usaha

Manajemen juga menyatakan tidak terdapat informasi atau fakta material lain yang belum diungkapkan terkait rencana transaksi tersebut.

Perlu diketahui saham VISI pada perdagangan hari ini turun 9,89 persen. Dalam sepekan terakhir naik 18,8 persen dari harga Rp690 pada 6 Februari 2026. Dalam naik 222 persen dari harga Rp254 pada 12 Januari 2026.

Saham PT Satu Visi Putra Tbk (VISI) mulai diperdagangkan di BEI dan lepas suspensi pada Kamis (5/2/2026). Sebelumnya VISI disuspensi pada 23 Januari 2026 lantaran lonjakan harga.

VISI saat ini di papan pemantauan khusus dengan mekanisme full call auction (FCA).

VISI mencatakan sahamnya di BEI (IPO) pada 27 Februari 2024 sebanyak 615.000.000 Saham atau 20 saham dari modal disetor penuh pada harga Rp120. Dana yang diraup dari IPO tersebut Rp73.800.000.000 dan bertindak sebagai Penjamin Emisi Utama PT. Surya Fajar Sekuritas.

Artikel Terkait

BEI Umumkan Saham Dikuasai Segelintir Investor, Ini Emitennya!

Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali mengeluarkan pengumuman penting terkait sejumlah emiten yang memiliki kepemilikan saham terkonsentrasi tinggi atau high shareholding concentration per 31 Maret 2026.

Bengkak 348%! PTPP Rugi Hampir Rp8T di 2025

PT PP (Persero) Tbk (PTPP) mencatatkan rugi bersih sebesar Rp7,99 triliun sepanjang 2025, membengkak sekitar 348% dibandingkan rugi Rp1,78 triliun pada 2024 (YoY).

KB Bank (BBKP) Tinggalkan Rugi Triliunan di 2025

PT Bank KB Indonesia Tbk (BBKP) (sebelumnya Bank Bukopin) berhasil membalikkan kinerja secara signifikan sepanjang 2025 dengan mencatatkan laba bersih sebesar Rp66,6 miliar, berbanding terbalik dari rugi Rp6,33 triliun pada 2024,

Populer 7 Hari

Berita Terbaru