back to top

MPIX Masuk Bisnis Pembayaran Digital, Akuisisi 60% Mobile Coin Asia

Emitentrust.com – PT Mitra Pedagang Indonesia Tbk (MPIX) berencana memperluas lini bisnis dengan masuk ke industri penyediaan jasa pembayaran digital. Emiten teknologi dan e-commerce untuk UMKM tersebut akan menambah kegiatan usaha baru di bidang Industri Penyediaan Jasa Pembayaran (PJP) melalui akuisisi 60% saham PT Mobile Coin Asia (MCA).

Langkah strategis tersebut dilakukan sebagai bagian dari transformasi bisnis jangka panjang Perseroan untuk memperkuat ekosistem digital dan monetisasi transaksi di dalam platform MPStore yang telah beroperasi sejak 2019.

Dalam keterangannya pada Kamis (21/5), manajemen MPIX menyebutkan bahwa penambahan kegiatan usaha baru akan dilakukan melalui penyesuaian Pasal 3 Anggaran Dasar Perseroan sesuai KBLI 2025 dengan kode usaha 66141 terkait industri penyediaan jasa pembayaran.

Aksi korporasi tersebut akan dibawa dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang dijadwalkan berlangsung pada 29 Juni 2026.

Melalui akuisisi tersebut, MPIX akan menguasai 60% ekuitas MCA dengan nilai transaksi sebesar Rp28,7 miliar. Pendanaan akuisisi berasal dari kas internal Perseroan sebesar Rp6,92 miliar dan piutang usaha senilai Rp21,77 miliar.

MCA sendiri merupakan perusahaan penyelenggara jasa pembayaran yang memiliki layanan transfer dana, remitansi, QRIS issuer dan acquirer, hingga infrastruktur dompet digital (wallet ecosystem). Infrastruktur tersebut nantinya akan menjadi fondasi pengembangan SuperApp MPIX.

Manajemen menilai industri pembayaran digital di Indonesia masih memiliki prospek pertumbuhan yang besar. Selain didukung perkembangan QRIS dan BI-FAST, MPIX juga telah memiliki lebih dari 700 ribu merchant aktif yang dinilai dapat menjadi basis pengguna layanan pembayaran digital Perseroan.

“Model bisnis ini memungkinkan Perseroan menginternalisasi seluruh alur pembayaran dari payment gateway hingga settlement dana sehingga dapat meningkatkan potensi pendapatan,” tulis manajemen dalam keterbukaan informasi.

Selain ekspansi ke bisnis pembayaran digital, MPIX juga akan melakukan pengalihan atau divestasi aset tanah serta usaha percetakan sebagai bagian dari restrukturisasi bisnis.

Secara kinerja, MPIX mencatat pertumbuhan pendapatan dalam lima tahun terakhir. Pendapatan neto Perseroan meningkat dari Rp168,88 miliar pada 2021 menjadi Rp1,94 triliun pada 2025. Sementara laba bersih tahun 2025 tercatat sebesar Rp7,92 miliar.

Artikel Terkait

TAXI Ungkap Akhiri Kerja Sama dengan GOTO, Ada Apa?

PT Express Transindo Utama Tbk (TAXI) mengumumkan berakhirnya perjanjian pengadaan jasa dengan PT Rekan Anak Bangsa, perusahaan yang merupakan bagian dari GoTo Group.

Pengendali WINR Belum Berhenti Buang Saham Jutaan Lembar di FCA, Kenapa?

Emitentrust.com - Pemegang saham pengendali PT Winner Nusantara Jaya...

26 Saham Masuk Cum Dividen Pekan Depan, Yield Mini hingga 10 Persen

Sebanyak 26 emiten di Bursa Efek Indonesia (BEI) akan memasuki periode cum dividen pada 6-8 Juli 2026. Momen ini menjadi kesempatan bagi investor yang ingin mengamankan hak atas dividen tunai, dengan dividend yield yang ditawarkan bervariasi, mulai dari 0,01% hingga mencapai 10%.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru