Emitentrust.com- PT Mulia Boga Raya Tbk. (KEJU) berencana akan menggelar pembelian kembali saham (buyback) kurang lebih sebesar 0,90% atau kurang lebih sebanyak 50.675.676 lembar saham dari total lembar saham yang telah dikeluarkan oleh Perseroan.
Manajemen KEJU dalam keterangan tertulisnya Jumat (13/3) menuturkan bahwa KEJU mengalokasikan dana sebesar Rp28.124.999.950 termasuk biaya perantara pedagang efek dan biaya lainnya sehubungan dengan pembelian kembali saham Perseroan
Pertimbangan utama dilakukannya Aksi korporasi ini adalah agar Perseroan dapat memiliki fleksibilitas yang memungkinkan Perseroan memiliki mekanisme untuk menjaga stabilitas harga saham Perseroan jika harga saham Perseroan tidak mencerminkannilai/kinerja Perseroan
Adapun Harga penawaran atas Pembelian Kembali Saham Perseroan akan memperhatikan dan mengacu kepada regulasi OJK dalam POJK 29/2020 dan Perseroan akan menunjuk PT Indo Premier Sekuritas sebagai anggota Bursa untuk melakukannya serta dilakukan secara bertahap dalam waktu paling lama 12 bulan sejak disetujui oleh RUPSLB.
KEJU memastikan bahwa sumber dana yang akan digunakan untuk aksi korprasi ini sepenuhnya menggunakan kasinternal Perseroan, bukan merupakan dana hasil penawaran umum dan bukan merupakan dana yang berasal dari pinjaman dan/atau utang dalam bentuk apapun, serta tidak mempengaruhi kemampuan keuangan Perseroan secara signifikan untuk memenuhi kewajibankewajiban Perseroan.
Pelaksanaan buyback ini tidak akan menimbulkan dampak yang material terhadap kepemilikan saham Perseroan serta tidak ada dampak menurunnya pendapatan akibat dari buyback maka tidak ada perubahan atas proforma laba Perseroan.
Untuk melancarkan aksi korporasi ini KEJU akan meminta persetujuan pemegang saham dalam RUPSLB akan digelar pada tanggal 21 April 2026.
Pada perdagangan hari ini Jumat (13/3) saham KEJU naik 0,95 persen ke level Rp530 per lembar. Dalam sepekan KEJU drop 4,5 persen dari harga Rp555. Dalam sebulan anjlok 9,4 persen dari harga Rp585 per lembar.


