back to top

Emiten Prajogo (BRPT) Kantongi Laba Rp7,5T, Meroket 767% di 2025

Emitentrust.com – Emiten milik Prajogo Pangestu, PT Barito Pacific Tbk (BRPT), mencatatkan lonjakan kinerja luar biasa sepanjang tahun buku 2025. Laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk melonjak sekitar 767% menjadi US$489,8 juta atau sekitar Rp7,5 triliun , dari hanya US$56,48 juta pada tahun sebelumnya.

Berdasarkan laporan keuangan per 31 Desember 2025, pendapatan BRPT melesat menjadi US$7,63 miliar atau sekitar Rp120 triliun (kurs asumsi), melonjak drastis dibandingkan US$2,38 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Seiring lonjakan tersebut, laba tahun berjalan juga melejit tajam menjadi US$1,61 miliar, dibandingkan hanya US$122,89 juta pada 2024. Artinya, laba BRPT melonjak lebih dari 10 kali lipat secara tahunan.

Dari sisi bottom line, laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk tercatat sebesar US$489,8 juta, naik signifikan dari US$56,48 juta pada tahun sebelumnya.

Kinerja impresif ini turut ditopang oleh sejumlah faktor, termasuk keuntungan dari pembelian dengan diskon (bargain purchase) sebesar US$1,86 miliar, serta kontribusi dari entitas asosiasi dan ventura bersama.

Namun di balik lonjakan laba, total liabilitas BRPT juga mengalami peningkatan cukup tajam menjadi US$11,30 miliar per akhir 2025, dari US$6,34 miliar pada tahun sebelumnya.

Di sisi lain, total aset perusahaan melonjak signifikan menjadi US$17,35 miliar, naik dari US$10,53 miliar pada 2024, mencerminkan ekspansi besar yang dilakukan perseroan.

Secara keseluruhan, total ekuitas BRPT ikut terdongkrak menjadi US$6,04 miliar dari sebelumnya US$4,18 miliar.

Artikel Terkait

OJK Yakin MSCI Tak Turunkan Status Pasar Modal RI

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) optimistis status pasar modal Indonesia tidak akan diturunkan oleh Morgan Stanley Capital International(MSCI) Inc,

Laba TUGU Melejit 77% di 2025 Ini Rahasianya

PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (TUGU) mencatat lonjakan laba bersih sepanjang 2025, menegaskan konsistensi fundamental bisnis di tengah dinamika industri asuransi dan penerapan standar akuntansi baru PSAK 117.

Bos SIDO Borong Saham di Tengah Pergerakan Stagnan

PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk, (SIDO) menyampaikan bahwa Irwan Hidayat, selaku direktur kembali menambah kepemilikan sahamnya.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru