back to top

Pendapatan Anjlok! GPSO Bertahan Rugi di Sepanjang 2025

Emitentrust.com – PT Geoprima Solusi Tbk (GPSO) mencatatkan rugi bersih sebesar Rp3,17 miliar pada tahun 2025, atau menyusut dibandingkan rugi Rp5,81 miliar pada 2024.

Sejalan dengan itu, rugi per saham (EPS) dasar ikut membaik -Rp4,76, dari sebelumnya -Rp8,73, mencerminkan perbaikan sekitar 45,5% secara tahunan (yoy).

Dari sisi pendapatan, perusahaan membukukan penjualan sebesar Rp5,49 miliar atau anjlok 46,1 persen dibandingkan Rp10,18 miliar pada 2024.

Penurunan ini turut menekan laba kotor yang tercatat sebesar Rp3,35 miliar, dari sebelumnya Rp5,06 miliar.

Namun demikian, beban usaha berhasil ditekan menjadi Rp7,99 miliar dari Rp10,22 miliar pada tahun sebelumnya. Selain itu, lonjakan pendapatan lain-lain sebesar Rp2,37 miliar turut membantu menahan laju kerugian.


Di sisi neraca, total aset perseroan tercatat sebesar Rp48,89 miliar, turun dari Rp55,69 miliar pada 2024. Sementara itu, liabilitas berhasil ditekan menjadi Rp6,21 miliar dari Rp10,14 miliar, mencerminkan perbaikan struktur keuangan.

Adapun total ekuitas tercatat sebesar Rp42,67 miliar.

Artikel Terkait

Bank Raya (AGRO) Kembali Unjuk Gigi Lewat Inovasi Digital

Bank Raya, (AGRO) bank digital bagian dari BRI Group, kembali mendapatkan penghargaan dari 2 media nasional sebagai bentuk apresiasi terhadap dampak positif Bank Raya di industri bank digital.

IHSG Tutup Akhir Pekan Hijau, PGEO & ADRO Terbang di LQ45

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil mengakhiri perdagangan di zona hijau pada Jumat (7/10/2026). IHSG naik 11,91 poin atau 0,20% ke level 5.924,36, didorong penguatan

TBS Energi (TOBA) Beber Struktur Saham, Warga Singapura Pemilik Manfaat Akhir

PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA) melaporkan porsi saham free float perseroan tetap berada di level 29,04% hingga akhir Juni 2026. Berdasarkan Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek (LBRE), jumlah saham free float

Populer 7 Hari

Berita Terbaru