Emitentrust.com – PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB) mencatatkan laba bersih sebesar Rp565,69 miliar pada 2025, melonjak drastis sekitar 2.744% dibandingkan Rp19,88 miliar pada 2024.
PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB) mencatatkan laba bersih sebesar Rp565,69 miliar pada 2025, melonjak drastis sekitar 2.744% dibandingkan Rp19,88 miliar pada 2024.
Seiring lonjakan tersebut, laba per saham (EPS) dasar ikut meroket menjadi Rp42,37, dari sebelumnya hanya Rp1,58, atau naik sekitar 2.580% secara tahunan (yoy).
Berdasarkan laporan keuangan yang diterbitkan Selasa (31/3) disebutkan, kinerja impresif ini ditopang oleh pertumbuhan laba operasional yang melonjak signifikan menjadi Rp562,43 miliar, jauh di atas posisi tahun sebelumnya yang hanya Rp28,45 miliar.
Dari sisi top line, pendapatan bunga tercatat Rp3,14 triliun, meski sedikit menurun dibandingkan Rp3,61 triliun pada 2024. Namun, efisiensi beban bunga yang turun menjadi Rp792,19 miliar membuat pendapatan bunga bersih tetap solid di Rp2,35 triliun.
Selain itu, perbaikan kualitas aset turut terlihat dari penurunan beban penurunan nilai (impairment) menjadi Rp1,33 triliun, dari sebelumnya Rp2,32 triliun. Penurunan ini menjadi salah satu faktor kunci yang mendorong lonjakan laba.
Dari sisi intermediasi, kredit yang disalurkan tercatat sebesar Rp7,18 triliun, sementara dana pihak ketiga (DPK) mencapai Rp14,02 triliun, menunjukkan likuiditas yang tetap terjaga.
Total aset bank digital ini tumbuh menjadi Rp18,97 triliun, dari Rp17,40 triliun pada tahun sebelumnya. Sementara itu, ekuitas ikut meningkat menjadi Rp4,23 triliun.


