back to top

Hapsoro di Balik RATU, Free Float Lebih dari 30% Saham

Emitentrust.con – Porsi saham publik (free float) PT Raharja Energi Cepu Tbk tergolong besar, mencapai 31,23%, menjadikannya salah satu emiten dengan distribusi saham publik yang relatif luas.

Berdasarkan Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek (LBRE) per 31 Maret 2026, jumlah saham free float RATU tercatat sekitar 847,77 juta saham dari total 2,71 miliar saham yang tercatat di Bursa. Angka ini stabil dibandingkan bulan sebelumnya.

Meski demikian, kendali perseroan tetap berada di tangan PT Rukun Raharja Tbk yang menggenggam 68,77% saham, menjadikannya pemegang saham pengendali utama.

Di balik struktur tersebut, nama Hapsoro tercatat sebagai penerima manfaat akhir (ultimate beneficial owner), yang mengindikasikan kendali strategis tetap terpusat pada satu kelompok pemilik.

Sementara itu, kepemilikan saham oleh jajaran direksi relatif sangat kecil dan nyaris tidak signifikan terhadap struktur kepemilikan, seluruhnya jauh di bawah 1%.

Menariknya, tidak terdapat saham treasuri maupun saham dalam status blokir atau lock-up, sehingga seluruh porsi free float benar-benar berasal dari investor publik.

Di sisi lain, jumlah investor justru menunjukkan tren positif. Tercatat jumlah pemegang saham meningkat dari 45.717 menjadi 47.925 investor, atau bertambah 2.208 investor dalam satu bulan—lonjakan yang cukup signifikan dibanding emiten lain.

Manajemen menegaskan bahwa seluruh penyusunan laporan serta perhitungan free float telah sesuai dengan ketentuan Bursa Efek Indonesia.

Artikel Terkait

INKP Ungkap Free Float, Cucu Pendiri Sinarmas Grup Pemilik Akhir

Komposisi kepemilikan saham Indah Kiat Pulp & Paper Tbk mengalami perubahan tipis per akhir Maret 2026. Porsi saham publik atau free float tercatat meningkat menjadi 40,21%, dari sebelumnya 39,97%.

Bank Mandiri (BMRI) Cetak Kredit Infrastruktur Tembus Rp491,6T

Bank Mandiri terus mempertegas posisinya sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendorong pembangunan nasional. Hal ini tercermin dari penyaluran kredit infrastruktur yang mencapai Rp491,63 triliun

PTBA Kebut Eksplorasi, Gelontorkan Rp25,8M di Kuartal I 2026

PTBA, Bukit Asam Tbk (PTBA), awal 2026, eksplorasi batu bara. Sepanjang Triwulan I, Januari–Maret, eksplorasi Corporate Secretary PTBA, Eko Prayitno

Populer 7 Hari

Berita Terbaru