back to top

RUPST PADI Tak Kuorum, Semua Agenda Batal Diketok

Emitentrust.com – Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan dan Luar Biasa yang digelar oleh emiten milik suami Puan Maharani yakni Hapaoro Minna Padi Investama Sekuritas Tbk (PADI) pada 2 April 2026 berakhir tanpa satu pun keputusan. Penyebabnya, tingkat kehadiran pemegang saham yang hanya mencapai 27,49% belum memenuhi kuorum sesuai ketentuan yang berlaku.

Majamene PADI dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) Selasa (7/4) menjelaskan bahwa RUPS Tahunan, rapat dihadiri oleh pemegang saham yang mewakili 3,10 miliar saham atau setara 27,49% dari total saham dengan hak suara. Angka ini membuat seluruh agenda rapat tidak dapat diputuskan.

Sejumlah agenda penting yang gagal disahkan antara lain, Persetujuan laporan tahunan dan laporan keuangan, Penetapan penggunaan laba bersih, termasuk pembagian dividen, Penunjukan akuntan publik, Penetapan remunerasi direksi dan komisaris dan Perubahan serta pengangkatan kembali jajaran direksi dan komisaris.

“” Seluruh agenda tersebut dinyatakan tidak mencapai kuorum, sehingga tidak menghasilkan keputusan apa pun, ” tulis manajemen.

Kondisi serupa juga terjadi dalam RUPS Luar Biasa. Kehadiran pemegang saham tetap di level 27,49%, sehingga agenda utama terkait perubahan Anggaran Dasar—khususnya penyesuaian maksud dan tujuan usaha dengan KBLI 2025—juga gagal diputuskan.

Artikel Terkait

Emiten TP Rachmat (TAPG) Jadwalkan Dividen Jumbo, Yield Capai 6,07 %

PT Triputra Agro Persada Tbk. resmi mengumumkan pembagian dividen tunai untuk tahun buku 2025 dengan total nilai mencapai Rp3,57 triliun. Keputusan tersebut telah disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan yang digelar pada 22 Mei 2026.

Catat! Ini Jadwal Cum Dividen PGAS Rp125,60 per Lembar

PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGAS) memutuskan membagikan dividen tunai sebesar USD172,29 juta atau setara 80% dari laba bersih tahun buku 2025

BTN Teken Pengalihan Kredit SMBC Rp20T, Perkuat Beyond Mortgage

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) telah menandatangani dua perjanjian pengalihan atas kredit pensiunan, kredit pra pensiunan, dan kredit karyawan aktif pegawai BUMN

Populer 7 Hari

Berita Terbaru