back to top

Grup Salim (ROTI) Sepakat Bagi Dividen Rp80/Saham, Cek Jadwalnya

Emitentrust.com – PT Nippon Indosari Corpindo Tbk (ROTI) menyampaikan bahwa telah menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada 7 April 2026.

Emiten produsen roti milik grup Salim ini memutuskan membagikan dividen sebesar Rp80,04 per saham dari kinerja tahun buku 2025.

Manajemen ROTI dalam keterangannya Selasa (7/4) menjelaskan bahwa batas akhir pembelian atau cum dividen di pasar reguler pada 15 April 2026, dengan pembayaran dijadwalkan pada 24 April 2026.

Selain pembagian dividen, RUPST juga mengesahkan laporan keuangan 2025 serta memberikan pembebasan tanggung jawab penuh kepada jajaran Direksi dan Dewan Komisaris atas kinerja Perseroan sepanjang tahun lalu.

Untuk audit tahun buku 2026, Perseroan menunjuk Kantor Akuntan Publik Purwanto, Sungkoro & Surja yang merupakan bagian dari jaringan Ernst & Young Global Limited.

Di sisi lain, melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), ROTI menyetujui perubahan Anggaran Dasar, termasuk penambahan kegiatan usaha baru. Salah satu langkah strategis yang disorot adalah rencana ekspansi ke bisnis industri ransum makanan hewan, seiring penyesuaian dengan klasifikasi KBLI 2025.

Manajemen menyebut langkah ini sebagai bagian dari strategi diversifikasi usaha untuk membuka sumber pendapatan baru di luar bisnis inti roti.

Artikel Terkait

Merck (MERK) Bagikan Dividen Rp123,2M Setara Rp275 per Lembar

PT Merck Tbk (MERK) resmi membagikan dividen final tahun buku 2025 sebesar Rp123,2 miliar atau setara Rp275 per saham setelah mendapat persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST).

Awal Pekan Cerah! IHSG Ditutup Melonjak ke Level 6.206

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sukses menutup perdagangan awal pekan di zona hijau pada Senin (25/5/2026). IHSG menguat 0,72% atau naik 44,304 poin ke level 6.206,349 setelah sempat bergerak di rentang 6.124 hingga 6.239.

BTN Lelang 10.000 Rumah Second, Harga Diskon 40%!

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) atau Bank Tabungan Negara siap membanjiri pasar properti nasional dengan 10.000 hunian second melalui program Lelang Akbar BTN 2026.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru