back to top

CASH Siapkan Right Issue Harga Rp238 per Lembar

Emitentrust.com – PT Cashlez Worldwide Indonesia Tbk (CASH) bersiap melakukan aksi korporasi besar melalui Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD I) atau rights issue.

Dalam keterbukaan informasi, manajemen menyampaikan bahwa perseroan akan menerbitkan sebanyak-banyaknya 996.676.699 saham baru, setara 41,05% dari modal ditempatkan dan disetor, dengan nilai nominal Rp12 per saham.

Aksi ini telah mengantongi restu pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 12 Maret 2026.

Melalui rights issue ini, CASH berpotensi meraup dana segar hingga Rp237,2 miliar, dengan harga pelaksanaan ditetapkan sebesar Rp238 per saham.

Adapun skema pembagian HMETD adalah, Setiap pemegang 168 saham lama berhak atas 117 HMETD
Setiap 1 HMETD dapat ditebus menjadi 1 saham baru

Manajemen mengungkapkan, dana hasil rights issue akan difokuskan untuk:

Sekitar 45,44% digunakan untuk pelunasan utang (payment loan). Sedangkan sisanya untuk mendukung ekspansi operasional dan penguatan struktur keuangan

Langkah ini dinilai sebagai strategi untuk memperbaiki fundamental sekaligus menjaga pertumbuhan bisnis ke depan.

Berikut jadwal pelaksanaan PMHMETD CASH:

Recording Date: 17 Juni 2026
Distribusi HMETD: 18 Juni 2026
Pencatatan HMETD di BEI: 19 Juni 2026
Periode perdagangan & pelaksanaan HMETD: 19–25 Juni 2026

Artikel Terkait

Publik Kuasai 66%, Siapa Tan Heng Lok Penerima Manfaat Akhir MKNT?

Porsi saham publik (free float) PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk melonjak dominan hingga 66,11%, menjadikannya salah satu emiten dengan distribusi saham paling luas di pasar.

TRUK Langsung ARA Usai Diborong Pentolan CBRE

Pergerakan besar terjadi di saham PT Guna Timur Raya Tbk (TRUK). Jajaran manajemen dari PT Cakra Buana Resources Energi Tbk (CBRE) kompak masuk dan memborong saham

Pengendali SMRA Borong Saham di Pasar Rp9,54M

Emiten properti PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) menyampaikan bahwa Semarop Agung selaku pengendali tercatat menambah kepemilikan sepanjang Maret hingga awal April 2026 dengan nilai transaksi yang tidak kecil.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru