back to top

MNC Asia (BHIT) Lepas 306,14 Juta Saham IATA Senilai Rp22,8M

Emitentrust.com – PT MNC Asia Holding Tbk (BHIT) dilaporkan telah mengurangi kepemilikan sahamnya di PT MNC Energy Investments Tbk (IATA) melalui dua transaksi penjualan saham pada 12 dan 13 Mei 2026.

Berdasarkan laporan kepemilikan saham tertanggal 20 Mei 2026 disebutkan bahwa, MNC Asia Holding menjual sebanyak 238,60 juta saham IATA di harga Rp75 per saham pada 12 Mei 2026 dan melepas lagi 67,54 juta saham di harga Rp74 per saham pada 13 Mei 2026.

Dengan demikian, total saham yang dilepas mencapai 306,14 juta lembar saham.

Dari transaksi tersebut, total nilai penjualan saham diperkirakan mencapai sekitar Rp22,89 miliar. Rinciannya, transaksi pertama bernilai sekitar Rp17,89 miliar dan transaksi kedua sekitar Rp4,99 miliar.

Pasca transaksi, kepemilikan MNC Asia Holding di IATA turun dari sebelumnya 3,10 miliar saham atau setara 9,91% menjadi 2,79 miliar saham atau setara 8,93%.

Dalam keterbukaan informasi disebutkan bahwa tujuan transaksi tersebut dilakukan untuk “Rencana Strategis Perseroan”.

Meski melakukan penjualan saham, MNC Asia Holding menegaskan tetap menjadi pengendali dan akan mempertahankan pengendalian atas Perseroan.

Pada perdagangan hari ini Rabu (20/5) saham IATA turun 1,41 persen ke level Rp70.

Artikel Terkait

UNIC Tebar Dividen Rp1.447 per Saham, Cek Jadwalnya

PT Unggul Indah Cahaya Tbk (UNIC) resmi membagikan dividen tunai tahun buku 2025 dengan total nilai mencapai USD36,86 juta atau setara sekitar Rp641,8 miliar.

PTBA Gelar RUPST Juni, Ada Agenda Dividen & Perombakan Pengurus

PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA) akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada 11 Juni 2026 pukul 14.00 WIB secara elektronik melalui fasilitas eASY.KSEI.

Laba Melonjak 497% di 2025, RGAS Cairkan Dividen Rp1,1 per Saham

PT PT Kian Santang Muliatama Tbk (RGAS) memutuskan membagikan dividen tunai sebesar Rp1,1 per saham untuk tahun buku 2025. Keputusan tersebut disahkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST)

Populer 7 Hari

Berita Terbaru