back to top

5 Saham Masuk Cum Dividen Pekan Ini, Ada Yield Jumbo!

Emitentrust.com- Musim pembagian dividen kembali memanas. Sebanyak lima emiten akan memasuki masa cum date pada 14, 15, dan 17 April 2026, dengan potensi yield yang bervariasi hingga mendekati dua digit.

Bagi investor yang ingin mengantongi dividen, pembelian saham harus dilakukan sebelum tanggal cum date agar masuk dalam daftar pemegang saham yang berhak.

PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (ADMF) menjadi salah satu primadona dengan dividen Rp630 per saham.

Harga saham: Rp9.000

Yield: 7%

Cum date: 14 April 2026

Pembayaran: 30 April 2026.

PT Nippon Indosari Corpindo Tbk (ROTI) tampil paling “royal” dengan yield hampir dua digit.

Harga saham: Rp805

Dividen: Rp80,4

Yield: 9,99%

Cum date: 15 April 2026

Pembayaran: 24 April 2026.

PT Nusantara Sejahtera Raya Tbk (CNMA) juga tak kalah menarik dengan yield di atas 6%.

Harga saham: Rp112

Dividen: Rp7

Yield: 6,25%

Cum date: 14 April 2026

Pembayaran: 28 April 2026.

PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) menawarkan yield stabil khas saham defensif.

Harga saham: Rp520

Dividen: Rp15

Yield: 2,88%

Cum date: 17 April 2026

Pembayaran: 7 Mei 2026.

PT Bank Permata Tbk (BNLI) membagikan dividen dengan yield relatif kecil.

Harga saham: Rp3.380

Dividen: Rp35

Yield: 1,04%

Cum date: 15 April 2026

Pembayaran: 24 April 2026.

Artikel Terkait

IHSG Tutup Akhir Pekan Bergairah! KLBF dan TLKM Pimpin LQ45

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan akhir pekan, Jumat (17/7/2026), di zona hijau. IHSG menguat 67,32 poin atau 1,10% ke level 6.175,53, didorong penguatan mayoritas sektor serta aksi beli pada sejumlah saham berkapitalisasi besar.

MSCI Ubah Aturan Saham Extreme Price Increase, Berlaku Mulai Review Agustus 2026

Penyedia indeks global MSCI Inc. mengumumkan perubahan metodologi penyaringan saham yang mengalami Extreme Price Increase (EPI).

KREN Kantongi Restu Buyback Saham Rp50M

PT Quantum Clovera Investama Tbk. (KREN) memperoleh persetujuan pemegang saham untuk melaksanakan pembelian kembali (buyback) saham dengan nilai maksimal Rp50 miliar.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru