back to top

SUNI Kuartal I-2026, Revenue Drop 50%, Laba Ambruk 72,4%

Emitentrust.com – PT Sunindo Pratama Tbk (SUNI) mencatat kinerja yang tertekan dalam pada kuartal I-2026. Perseroan membukukan laba bersih sebesar Rp18,33 miliar, merosot tajam 72,4% dibandingkan Rp66,40 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Sejalan dengan itu, penjualan SUNI juga mengalami penurunan signifikan. Hingga 31 Maret 2026, penjualan tercatat Rp154,91 miliar atau turun sekitar 50,6% dari Rp313,52 miliar pada kuartal I-2025.

Penurunan ini turut menekan laba bruto yang anjlok menjadi Rp42,05 miliar dari Rp104,90 miliar, atau turun sekitar 59,9%.

Kinerja profitabilitas semakin tertekan di level bawah. Laba sebelum pajak turun drastis 73,1% menjadi Rp22,67 miliar dari Rp84,27 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Dari sisi neraca, jumlah liabilitas Perseroan tercatat menurun menjadi Rp243,17 miliar per 31 Maret 2026, turun sekitar 4,7% dibandingkan Rp255,24 miliar pada akhir 2025. Sementara itu, total aset sedikit meningkat menjadi Rp1,12 triliun dari Rp1,11 triliun, atau naik sekitar 0,9%.

Pada perdagangan hari ini Selasa (28/4) saham SUNI njlok 5,22 persen ke level Rp635.

Artikel Terkait

Laba & Penjualan Emiten Haji Isam (JARR) Kompak Anjlok di Q1 2026

PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR) emiten sawit milik Haji Isam mencatatkan laba bersih sebesar Rp41,33 miliar hingga 31 Maret 2026, turun sekitar 30,8% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp59,72 miliar.

Grup Djarum (BELI) Ungkap Rencana Dua Aksi Korporasi

Emiten e-commerce grup Djarum PT Global Digital Niaga Tbk (BELI) atau Blibli.com bersiap melakukan aksi korporasi besar melalui Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD)

Emiten TP Rachmat (DRMA) Cetak Penjualan Tembus Rp1,5T di Q1-2026

PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) emiten manufaktur otomoti mencatat kinerja positif pada kuartal I-2026 dengan membukukan laba bersih Rp144,85 miliar, naik sekitar 1,5%

Populer 7 Hari

Berita Terbaru