back to top

Beban Melonjak, Laba Bersih Adiwarna (NAIK) Drop 11,2% di Kuartal I

Emitentrust.com – PT Adiwarna Anugerah Abadi Tbk (NAIK) emiten perusahaan penyedia solusi sistem kebakaran, mencatat kinerja yang tertekan pada kuartal I-2026. Perseroan membukukan laba bersih sebesar Rp9,30 miliar, turun 11,2% dibandingkan Rp10,47 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Di sisi lain, pendapatan justru mengalami pertumbuhan. Hingga 31 Maret 2026, pendapatan Perseroan tercatat Rp67,12 miliar atau naik 14,0% dari Rp58,89 miliar pada kuartal I-2025.

Namun, kenaikan pendapatan belum mampu menopang profitabilitas. Laba kotor turun menjadi Rp17,46 miliar dari Rp21,56 miliar, atau terkoreksi sekitar 19,0%, seiring meningkatnya beban pokok pendapatan.

Tekanan juga datang dari beban usaha yang naik signifikan menjadi Rp9,98 miliar dari Rp7,48 miliar, atau meningkat sekitar 33,5%. Dampaknya, laba usaha turun 13,8% menjadi Rp9,98 miliar dari Rp11,57 miliar.

Laba sebelum pajak juga ikut tergerus menjadi Rp10,01 miliar dari Rp11,08 miliar, atau turun sekitar 9,7%.

Dari sisi neraca, total aset Perseroan tercatat Rp265,09 miliar per 31 Maret 2026, turun 4,4% dibandingkan Rp277,27 miliar pada akhir 2025. Sementara itu, total liabilitas melonjak signifikan menjadi Rp66,47 miliar dari Rp43,81 miliar, atau naik sekitar 51,8%.

Di sisi lain, total ekuitas turun menjadi Rp210,80 miliar dari Rp221,28 miliar.

Artikel Terkait

IHSG Melemah Tipis! BRPT & BUMI Menguat di Sesi I

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah tipis pada akhir perdagangan sesi pertama Selasa (28/4/2026). IHSG terkoreksi 10,93 poin atau 0,15% ke level 7.095,58.

MDIA Klarifikasi Suspensi, Sebut Kinerja ANTV Kian Kuat

Emiten media, PT Intermedia Capital Tbk, buka suara terkait penghentian sementara (suspensi cooling down) perdagangan sahamnya oleh Bursa Efek Indonesia pada 23 April 2026.

SUNI Kuartal I-2026, Revenue Drop 50%, Laba Ambruk 72,4%

PT Sunindo Pratama Tbk (SUNI) mencatat kinerja yang tertekan dalam pada kuartal I-2026. Perseroan membukukan laba bersih sebesar Rp18,33 miliar, merosot tajam 72,4%

Populer 7 Hari

Berita Terbaru