back to top

Rosan Sebut Saham BUMN Masih Murah, Yield Dividen di Atas 10%

Emitentrust.com – Chief Executive Officer (CEO) Danantara Indonesia, Rosan Roeslani, menilai investasi di pasar saham Indonesia masih sangat menarik untuk jangka panjang, terutama karena sejumlah emiten Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mampu memberikan yield dividen tinggi.

Menurut Rosan, beberapa saham BUMN seperti kelompok Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) hingga sektor mineral memiliki potensi imbal hasil yang mencapai 10-11 persen.

“Kalau kita lihat investasi di Bursa, buat kami di Danantara ini adalah investasi jangka panjang. Kalau kita lihat bahwa BUMN yang ada di Bursa, contohnya Himbara ataupun minerals kita, itu yield-nya juga sangat baik di atas 10-11 persen,” ujar Rosan kepada awak media di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa.

Rosan juga memberikan apresiasi kepada Otoritas Jasa Keuangan dan Bursa Efek Indonesia (BEI) atas berbagai langkah afirmatif yang dilakukan guna memperkuat pasar modal domestik.

Menurut dia, berbagai kebijakan tersebut menjadi bagian penting dalam meningkatkan transparansi, tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance), sekaligus memperdalam pasar modal Indonesia.

“Saya mesti kasih apresiasi OJK dan juga Bursa dengan beberapa affirmative action-nya dalam rangka terus mengarahkan bursa kita menjadi lebih baik, lebih transparan, lebih good governance, to deepen also our capital market,” ujar Rosan.

Ia meyakini proses pembenahan yang terus dilakukan otoritas pasar modal akan meningkatkan kepercayaan investor domestik maupun asing terhadap pasar modal Indonesia ke depan.

Rosan juga menilai penguatan fundamental dan valuasi saham-saham BUMN saat ini masih menawarkan potensi return yang menarik dalam jangka menengah hingga panjang.

“Nah oleh sebab itu kalau kita lihat lagi memang benar, baik secara fundamental maupun pricing dari saham-saham, terutama saham BUMN kita yang ada di bursa, itu akan membuat yield jangka menengah panjang yang baik, above 10-11 persen. Which is menurut kami itu sangat-sangat baik,” ujarnya.

Artikel Terkait

Dua Direktur Bank Jatim (BJTM) Kompak Serok Saham Jelang Cum Dividen

Dua direksi PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (BJTM) kompak menambah kepemilikan saham perseroan melalui transaksi pembelian di pasar pada 18 Mei 2026.

Rosan Ungkap Saham Bank RI Murah, PBV di Bawah 1 Kali

Chief Executive Officer (CEO) Danantara Indonesia, Rosan Roeslani, menilai saham-saham sektor perbankan di Bursa Efek Indonesia (BEI) saat ini masih berada pada level undervalued atau di bawah harga wajarnya.

Pemilik Manfaat Akhir SIDO Serok Saham Harga Atas

PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) menyampaikan bahwa Direktur sekaligus pemilik manfaat akhir perseroan, Irwan Hidayat, menambah kepemilikan sahamnya pada 13 Mei 2026.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru