back to top

SPMA Siapkan Dividen Saham Rasio 100:30

Emitentrust.com – PT Suparma Tbk (SPMA) berencana membagikan dividen saham melalui kapitalisasi saldo laba kepada para pemegang saham Perseroan.

Berdasarkan keterbukaan informasi Perseroan, pembagian dividen saham akan dilakukan dengan rasio setiap 100 lembar saham lama memperoleh 30 lembar saham baru. Adapun nilai nominal saham ditetapkan sebesar Rp100 per saham.

Total saham baru yang akan diterbitkan dalam aksi korporasi tersebut mencapai 1.230.095.230 lembar saham dengan nilai keseluruhan sekitar Rp492,03 miliar.

Manajemen menyebut pembagian dividen saham akan dilakukan secara proporsional kepada seluruh pemegang saham sesuai dengan porsi kepemilikannya masing-masing.

Untuk merealisasikan rencana tersebut, Perseroan akan meminta persetujuan pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang dijadwalkan berlangsung pada 30 Juni 2026.

Sementara itu, jadwal sementara pembagian dividen saham mencakup cum dividen di pasar reguler dan negosiasi pada 8 Juli 2026, dengan ex dividen pada 9 Juli 2026. Adapun cum dividen di pasar tunai dijadwalkan pada 10 Juli 2026 dan ex dividen pada 13 Juli 2026.

Perseroan juga menetapkan recording date atau daftar pemegang saham yang berhak atas dividen saham pada 10 Juli 2026.

Pada perdagangan hari ini Senin (25/5) saham SPMA naik 5,94 persen ke level Rp214.

Artikel Terkait

RBMS Tak Bagi Dividen, Putuskan Ganti Komut

PT Ristia Bintang Mahkotasejati Tbk (RBMS) memutuskan tidak membagikan dividen kepada pemegang saham untuk tahun buku 2025 berdasarkan hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 22 Mei 2026.

Pengendali UVCR Buang 201 Juta Saham Harga Bawah, Ada Apa?

Pemegang saham pengendali PT Trimegah Karya Pratama Tbk (UVCR), yakni Trimegah Sumber Mas tercatat melakukan penjualan saham perseroan sebanyak 201 juta lembar saham pada 22 Mei 2026.

IHSG Hijau di Sesi I, Tapi Dua Saham Prajogo Pangestu Drop

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 57,30 poin atau 0,93% ke level 6.219,34 pada akhir perdagangan sesi I, Senin (25/5/2026).

Populer 7 Hari

Berita Terbaru