back to top

Pengendali UVCR Buang 201 Juta Saham Harga Bawah, Ada Apa?

Emitentrust.com – Pemegang saham pengendali PT Trimegah Karya Pratama Tbk (UVCR), yakni Trimegah Sumber Mas tercatat melakukan penjualan saham perseroan sebanyak 201 juta lembar saham pada 22 Mei 2026.

Berdasarkan laporan perubahan kepemilikan saham yang disampaikan manajemen pada Senin (25/5) disebutkan bahwa transaksi dilakukan pada harga Rp220 per saham. Dengan demikian Trimegah Sumber Mas, mengantongi nilai transaksi penjualan saham tersebut mencapai sekitar Rp44,22 miliar.

Rinciannya, penjualan dilakukan dalam empat transaksi masing-masing sebanyak 46 juta saham, 68 juta saham, 17 juta saham dan 70 juta saham.

Pasca transaksi, kepemilikan Trimegah Sumber Mas di UVCR turun dari 824,55 juta saham atau setara 41,22% menjadi 623,55 juta saham atau 31,18%.

Meski porsi kepemilikan berkurang cukup signifikan, dalam laporan tersebut disebutkan pihak pengendali tetap mempertahankan status pengendalian di Perseroan.

Adapun tujuan transaksi disebutkan untuk keperluan investasi dan kebutuhan internal perusahaan.

Seluruh transaksi dilakukan melalui kepemilikan tidak langsung dan dikategorikan sebagai penjualan saham biasa.

Pada perdagangan hari ini Senin (25/5) saham UVCR naik 2,6 persen ke level Rp234.

Artikel Terkait

Bos TOBA Tambah Porsi Saham MESOP 51,11 Juta Lembar

PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA) melaporkan adanya perubahan kepemilikan saham oleh salah satu direksinya, Dicky Yordan.

Kalbe Farma (KLBF) Gelontorkan Dividen Rp936M

PT Kalbe Farma (KLBF) memutuskan membagikan dividen tunai sebesar Rp20 per saham dari laba bersih tahun buku 2025. Total dividen yang dibagikan emiten farmasi Grup Kalbe tersebut mencapai Rp936,26 miliar.

Investor Kakap Masuk Lagi ke Emiten Boy Thohir (ADRO), Belanja Saham Rp45M

PT Alamtri Resources Indonesia (ADRO) kembali mendapat aksi borong saham dari investor institusi. Kali ini, Triputra Investindo Arya dilaporkan menambah kepemilikan saham ADRO pada 21 Mei 2026 dengan total pembelian mencapai 20,47 juta lembar

Populer 7 Hari

Berita Terbaru