back to top

BATR Buka Peluang Ekspansi, Pemegang Saham Akan Dimintai Restu

Emitentrust.com – PT Benteng Api Technic Tbk (BATR) berencana memperluas lini bisnisnya melalui penambahan kegiatan usaha baru Pengolahan dan pembuangan limbah sebagai bagian dari strategi diversifikasi untuk mendukung pertumbuhan dan keberlanjutan usaha jangka panjang.

Rencana tersebut diungkapkan manajemen terkait penyampaian laporan ringkas studi kelayakan atas penambahan kegiatan usaha yang disampaikan pada 5 Mei 2026 lalu.

BATR menjelaskan bahwa penambahan kegiatan usaha baru tersebut masih harus memperoleh persetujuan pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), sebagaimana diatur dalam Pasal 22 ayat (1) huruf a POJK Nomor 17 Tahun 2020 mengenai transaksi material dan perubahan kegiatan usaha.

Sebagai emiten yang bergerak di bidang manufaktur dan perdagangan produk refraktori (material tahan api), insulasi tahan panas, serta jasa terkait, BATR menilai langkah diversifikasi ini dapat memperkuat posisi bisnis perseroan di tengah dinamika pasar dan kebutuhan pelanggan yang terus berkembang.

Perseroan menegaskan bahwa rencana penambahan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) tersebut tidak akan memberikan dampak material terhadap kegiatan operasional yang telah berjalan saat ini, termasuk terhadap kinerja keuangan, struktur permodalan maupun tingkat likuiditas perusahaan.

Menurut manajemen, diversifikasi usaha tersebut justru diharapkan mampu memberikan nilai tambah bagi perseroan melalui peningkatan kualitas hasil pekerjaan, ketepatan waktu pelaksanaan proyek, serta penguatan layanan kepada pelanggan.

Langkah ini juga disebut sebagai bagian dari komitmen perseroan untuk memperluas sektor usaha yang dapat mendukung pertumbuhan berkelanjutan dalam jangka panjang.

Direktur BATR, Aswin Asmantono pada Sabtu (30/5) menyampaikan bahwa pengembangan kegiatan usaha baru tersebut merupakan salah satu strategi perusahaan dalam menangkap peluang bisnis yang lebih luas tanpa mengganggu bisnis inti yang selama ini dijalankan.

Artikel Terkait

MKNT Masih Boncos! Rugi Bengkak 218% di Kuartal I-2026

PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk (MKNT) hingga kuartal I-2026 membukukan rugi bersih sebesar Rp1,75 miliar hingga 31 Maret 2026, atau meningkat 218,4% dibandingkan rugi bersih periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp550,89 juta.

Emiten Hapsoro (RAJA) Minta Restu Stock Split dan Dividen Bulan Depan

PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) memanggil para pemegang saham untuk menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang akan diselenggarakan pada 23 Juni 2026 di Hotel Mulia, Jakarta.

Laba Maybank (BNII) Anjlok 22,29% di Kuartal I-2026, Cek Pemicunya

PT Bank Maybank Indonesia Tbk (BNII) membukukan laba bersih konsolidasian yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp299,25 miliar pada kuartal I-2026. Raihan tersebut turun 20,47% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp376,25 miliar.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru