Emitentrust.com – PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) memanggil para pemegang saham untuk menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang akan diselenggarakan pada 23 Juni 2026 di Hotel Mulia, Jakarta.
Dalam agenda RUPST, Perseroan akan meminta persetujuan pemegang saham atas Laporan Tahunan dan Laporan Keuangan Tahun Buku 2025, penggunaan laba bersih, yang berpotensi pemberian dividen, penetapan remunerasi Direksi dan Dewan Komisaris, penunjukan akuntan publik, serta perubahan susunan Direksi dan/atau Dewan Komisaris.
Dalam agenda RUPSLB RAJA meminta restu rencana pemecahan nilai nominal saham atau stock split.
Selain stock split, Perseroan juga akan meminta persetujuan pemegang saham atas perubahan Pasal 12 Anggaran Dasar terkait tugas, tanggung jawab dan wewenang Direksi.
Tak hanya itu, RAJA juga mengusulkan perubahan Pasal 3 Anggaran Dasar mengenai maksud dan tujuan serta kegiatan usaha Perseroan guna menyesuaikan dengan Peraturan Badan Pusat Statistik Nomor 7 Tahun 2025 tentang Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI).
Manajemen menetapkan tanggal daftar pemegang saham (recording date) yang berhak menghadiri rapat pada 26 Mei 2026.
Pada perdagangan Jumat (29/5) saham RAJA naik 16,1 persen ke level Rp3.740 per lembar.
Sebagai informasi, PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) berencana melaksanakan aksi korporasi berupa pemecahan saham (stock split) dengan rasio 1:5 atau satu saham lama menjadi lima saham baru.
Nilai nominal saham RAJA sebelum stock split ada di level Rp 25 per saham kemudian dipecah menjadi Rp 5 per saham.
Stock split juga membuat jumlah saham yang ditempatkan dan disetor penuh RAJA berubah dari 4.227.082.500 saham menjadi 21.135.412.500 saham.
RAJA membukukan laba bersih pada tahun 2025 sebesar Rp 457,1 miliar. Naik bila dibandingkan dengan periode yang sama di tahun 2024 sebesar Rp 415,2 miliar.
PT Rukun Raharja, Tbk (RAJA) pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2024 yang digelar pada Rabu (30/04/2025) sepakat membagikan dividen tunai sebesar Rp60 per saham atau dengan total nilai yang dibagikan mencapai Rp250 miliar.
Selain itu, perlu dicatat bahwa untuk tahun buku 2025, RAJA juga telah membagikan dividen interim sebesar Rp25 per saham yang dibayarkan pada awal tahun 2026


