back to top

Grup Bakrie (ENRG) Ungkap Transaksi Afiliasi Rp308M

Emitentrust.com – PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) emiten grup Bakrie menyalurkan pinjaman senilai total sekitar Rp308,34 miliar kepada dua anak usahanya, yakni PT Energi Maju Abadi (EMA) dan PT Imbang Tata Alam (ITA), dalam rangka optimalisasi penggunaan dana hasil Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) Obligasi Berkelanjutan I Tahap III Tahun 2026.

Manajemen ENRG dalam keterangannya Jumat (29/5) menyebut bahwa transaksi afiliasi tersebut dilakukan pada 22 Mei 2026 dan telah dilaporkan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sesuai ketentuan POJK Nomor 42/POJK.04/2020 tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan.

Rinciannya, ENRG memberikan pinjaman kepada PT Energi Maju Abadi sebesar US$11,89 juta atau setara Rp210,79 miliar. Dana tersebut digunakan EMA untuk melunasi sisa pokok utang kepada PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.

Sementara itu, PT Imbang Tata Alam memperoleh pinjaman sebesar US$5,5 juta atau setara Rp97,54 miliar yang digunakan untuk membayar sebagian pokok fasilitas kredit kepada PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.

Dengan demikian, total nilai pinjaman yang disalurkan ENRG kepada kedua entitas anak tersebut mencapai sekitar US$17,39 juta atau setara Rp308,34 miliar.

Pinjaman tersebut memiliki jangka waktu maksimal lima tahun sejak tanggal pencairan, dengan tingkat bunga sebesar 9,25% per tahun, setara dengan kupon Obligasi Seri C yang diterbitkan perseroan dalam PUB I Tahap III Tahun 2026.

Manajemen ENRG menjelaskan bahwa transaksi tersebut merupakan transaksi afiliasi karena perseroan merupakan pemegang saham langsung maupun tidak langsung pada EMA dan ITA. Namun, transaksi tersebut termasuk kategori transaksi afiliasi yang dikecualikan berdasarkan Pasal 8 ayat (1) huruf b angka 1 POJK 42/2020 karena dilakukan antara perseroan dan anak usaha yang sahamnya dimiliki sedikitnya 99% secara langsung maupun tidak langsung.

Perseroan juga menegaskan bahwa pemberian pinjaman tersebut tidak memberikan dampak material terhadap kegiatan operasional, kondisi hukum, kondisi keuangan maupun kelangsungan usaha perusahaan.

Artikel Terkait

IHSG Ditutup Hijau Tipis, Saham RANS Terbang ARA

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat tipis pada perdagangan Rabu (15/7/2026) IHSG naik 0,04% atau 2,451 poin ke level 6.041,972.

Emiten Hapsoro (RATU) Beber Realisasi Dana Sukuk, 94,79% Mengalir ke Anak Usaha

PT Raharja Energi Cepu Tbk. (RATU) melaporkan realisasi penggunaan dana hasil penerbitan Sukuk Wakalah I Raharja Energi Cepu Tahun 2026 per 30 Juni 2026. Perseroan telah menggunakan Rp468,80 miliar

BRI Lepas 242 Juta Saham Hasil Buyback, Nilainya Tembus Rp1,12T

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) melaporkan telah mengalihkan kembali 242.298.900 saham hasil buyback (treasury shares) sebagai bagian dari pelaksanaan Program Kepemilikan Saham.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru