back to top

TUGU Resmi Punya Liquidity Provider, Begini Dampaknya

Emitentrust.com – PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (TUGU) semakin menarik perhatian investor pasar modal setelah memperoleh dukungan Liquidity Provider (LP) dari Phintraco Sekuritas.

Kehadiran LP dinilai dapat meningkatkan kualitas perdagangan saham TUGU sekaligus memperkuat daya tarik emiten yang dikenal sebagai salah satu saham dengan profil dividen menarik di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Di tengah meningkatnya perhatian terhadap likuiditas perdagangan saham, keberadaan LP menjadi salah satu instrumen yang didorong BEI untuk menciptakan pasar yang lebih efisien.

LP berperan menyediakan kuotasi beli dan jual secara berkesinambungan sehingga membantu mempersempit selisih harga penawaran beli dan jual (bid-ask spread) serta memperlancar proses pembentukan harga saham.

Analis NH Korindo Sekuritas Indonesia, Leonardo Lijuwardi, menilai kehadiran LP pada saham TUGU berpotensi menjadi sentimen positif bagi perdagangan saham perseroan.

Menurutnya, mekanisme tersebut dapat membuat harga saham bergerak lebih efisien dan memberikan kenyamanan lebih bagi investor.

“Harapannya dengan adanya LP pada saham TUGU, pricing gap atau kesenjangan harga dapat semakin mengecil sehingga investor memperoleh harga yang lebih kompetitif dan proses transaksi menjadi lebih nyaman,” ujar Leonardo.

Ia menambahkan, secara fundamental TUGU juga memiliki kinerja yang solid. Selain dikenal sebagai perusahaan asuransi umum terkemuka, TUGU selama ini juga menjadi salah satu emiten yang konsisten memberikan dividen kepada pemegang saham.

Sepanjang tahun buku 2025, TUGU membukukan laba bersih sebesar Rp711 miliar setelah implementasi penuh PSAK 117. Dari capaian tersebut, perseroan membagikan sekitar 50% laba sebagai dividen kepada pemegang saham.

Dengan total dividen yang dibagikan, investor diperkirakan memperoleh dividen hampir Rp100 per saham atau setara dividend yield sekitar 7% hingga 8%, menjadikan TUGU sebagai salah satu saham dividend play yang menarik di tengah kondisi pasar yang masih berfluktuasi.

Selain memberikan potensi pendapatan pasif melalui dividen, kehadiran LP juga diharapkan mampu meningkatkan likuiditas perdagangan saham perseroan.

Dalam saham-saham dengan tingkat likuiditas yang belum terlalu tinggi, LP berperan menjaga ketersediaan kuotasi sehingga transaksi dapat berlangsung lebih aktif dan efisien.

Menurut pelaku pasar, kombinasi antara fundamental yang kuat, pembagian dividen yang atraktif, serta dukungan likuiditas melalui skema Liquidity Provider berpotensi membuat saham TUGU semakin menarik bagi investor jangka menengah hingga panjang.

Dengan dukungan tersebut, TUGU dinilai memiliki peluang untuk meningkatkan kualitas perdagangan sahamnya sekaligus memperkuat posisinya sebagai salah satu emiten sektor asuransi yang layak diperhitungkan di Bursa Efek Indonesia.

Salah satu angle yang paling menarik untuk investor saat ini adalah kombinasi dividend yield 7–8% dan dukungan Liquidity Provider, karena jarang ditemukan pada saham sektor asuransi di BEI.

Artikel Terkait

CBRE Update Stanby Buyer Rights Issue Jumbo!

PT Cakra Buana Resources Energi Tbk (CBRE) semakin memantapkan langkah pelaksanaan Penambahan Modal Dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD I)

Grup Bakrie (ENRG) Ungkap Transaksi Afiliasi Rp308M

PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) emiten grup Bakrie menyalurkan pinjaman senilai total sekitar Rp308,34 miliar kepada dua anak usahanya, yakni PT Energi Maju Abadi (EMA) dan PT Imbang Tata Alam (ITA), dalam rangka optimalisasi penggunaan dana hasil Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) Obligasi Berkelanjutan I Tahap III Tahun 2026.

MPXL Akan Proses Mundurnya Budi Chandra Selaku Komisaris

PT MPX Logistics International Tbk (MPXL) mengumumkan pengunduran diri salah satu anggota Dewan Komisarisnya, Budi Chandra, sebagaimana disampaikan dalam keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI).

Populer 7 Hari

Berita Terbaru