Emitentrust.com – IHSG ditutup menguat 68,04 poin atau 1,11% ke level 6.195,42 pada perdagangan Selasa (2/6/2026).
Meski mayoritas sektor berada di zona merah, IHSG tetap mampu bertahan di jalur hijau berkat dorongan kuat dari saham-saham energi, barang baku, dan infrastruktur.
Tercatat hanya empat indeks sektoral yang menguat hingga penutupan perdagangan. Sektor energi memimpin kenaikan dengan penguatan 1,61%, diikuti sektor barang baku yang naik 1,32% serta sektor infrastruktur yang menguat 0,64%.
Sebaliknya, tujuh sektor lainnya berakhir di zona merah. Pelemahan terdalam terjadi pada sektor transportasi yang turun 3,33%, disusul sektor kesehatan yang merosot 2,26% dan sektor teknologi yang melemah 1,08%.
Aktivitas perdagangan berlangsung cukup ramai dengan total volume transaksi mencapai 30,84 miliar saham dan nilai transaksi sebesar Rp25,02 triliun. Sebanyak 281 saham menguat, 389 saham melemah, dan 147 saham bergerak stagnan.
Dari daftar top gainers, saham PT Akasha Wira International Tbk (ADES) melonjak Rp1.225 menjadi Rp22.225 per saham. Kemudian PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) menguat Rp820 menjadi Rp4.120 per saham dan PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) naik Rp590 menjadi Rp3.890 per saham.
Di sisi lain, saham PT DCI Indonesia Tbk (DCII) menjadi salah satu penekan terbesar setelah terkoreksi Rp4.975 menjadi Rp190.025 per saham. Selain itu, PT Indoritel Makmur Internasional Tbk (DNET) turun Rp1.050 menjadi Rp9.900 per saham dan PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk (SRAJ) melemah Rp925 menjadi Rp13.000 per saham.
Untuk saham teraktif, PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) mencatat frekuensi perdagangan tertinggi sebanyak 273.174 kali dengan nilai transaksi mencapai Rp4,13 triliun. Disusul PT Barito Pacific Tbk (BRPT) sebanyak 149.356 kali senilai Rp1,9 triliun dan PT Asia Pacific Investama Tbk (ASPR) sebanyak 115.932 kali dengan nilai transaksi Rp253 miliar.
Pada kelompok saham LQ45, PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) menjadi top gainer setelah melesat 24,60%. Posisi berikutnya ditempati PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) yang naik 20% serta PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) yang menguat 17,88%.
Sementara itu, daftar top losers LQ45 dipimpin oleh PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR) yang turun 5,23%, diikuti PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) yang melemah 5,05%, dan PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) yang terkoreksi 4,92%.


