back to top

Niramas (JELI) Gelar IPO, Pasang Harga Rp900 – 1.120 per Lembar

Emitentrust.com – PT Niramas Utama Tbk (JELI), perusahaan pemilik merek dessert kelapa ternama INACO, resmi menggelar Penawaran Umum Perdana Saham (IPO) dengan menawarkan sebanyak 350 juta saham baru kepada publik atau setara 25,93% dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO.

Berdasarkan prospektus awal yang diterbitkan Sabtu (13/6) disebutkan saham yang ditawarkan memiliki nilai nominal Rp100 per saham dengan kisaran harga penawaran antara Rp900 hingga Rp1.120 per saham. Dengan skema tersebut, Perseroan berpotensi menghimpun dana segar hingga sekitar Rp392 miliar.

Masa penawaran awal (bookbuilding) dijadwalkan berlangsung pada 15-22 Juni 2026. Sementara pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) ditargetkan diperoleh pada 30 Juni 2026.

Selanjutnya, masa penawaran umum direncanakan berlangsung pada 1-3 Juli 2026, dengan tanggal penjatahan pada 3 Juli 2026. Saham secara elektronik akan didistribusikan pada 8 Juli 2026 dan dijadwalkan mulai diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia pada 9 Juli 2026.

Penawaran umum ini dijamin secara penuh (full commitment) oleh PT Sucor Sekuritas sebagai Penjamin Pelaksana Emisi Efek.

Sebelum IPO, saham JELI hampir seluruhnya dimiliki oleh PT Niramas Utama International sebesar 99,80%, sementara sisanya 0,20% dimiliki oleh Sadikun Wiratno. Setelah IPO, kepemilikan PT Niramas Utama International akan terdilusi menjadi 73,92%, masyarakat akan menguasai 25,93%, dan Sadikun Wiratno sebesar 0,15%.

Dana hasil IPO setelah dikurangi biaya emisi akan difokuskan untuk mendukung pertumbuhan usaha. Sekitar 51,04% dana akan digunakan untuk penyertaan modal kepada anak usaha PT NPS dalam bentuk ekuitas.

Selanjutnya, sekitar 18,36% dialokasikan untuk belanja modal berupa pembelian mesin guna meningkatkan kapasitas dan efisiensi produksi. Sementara sekitar 10,63% akan digunakan untuk pembayaran sebagian pokok utang jangka pendek kepada PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dengan total saldo pinjaman mencapai Rp94 miliar per 31 Maret 2026.

Pada tahun 2025, Niramas membukukan penjualan sebesar Rp753,05 miliar dengan laba bersih mencapai Rp39,03 miliar, melonjak lebih dari tiga kali lipat dibandingkan laba bersih tahun 2024 sebesar Rp11,63 miliar. Adapun pada tahun 2023, laba bersih Perseroan tercatat sebesar Rp1,68 miliar.

Peningkatan laba tersebut turut mendorong kenaikan rasio profitabilitas. Return on Equity (ROE) meningkat menjadi 26,82% pada 2025 dari 9,81% pada 2024, sementara Return on Assets (ROA) naik menjadi 7,07% dari sebelumnya 2,23%.

PT Niramas Utama Tbk (“Perseroan” atau “JELI”), yang lebih dikenal luas melalui merek dagang utama “INACO”, merupakan pionir sekaligus pemimpin pasar (market leader) di industri makanan dan minuman penutup (dessert) sehat berbasis kelapa dan serat alami di Indonesia yang telah berdiri sejak tahun 1990.

Artikel Terkait

IPCM Catat Laba Tergerus 24,43%, Meski Pendapatan Tumbuh di Semester I-2026

PT Jasa Armada Indonesia Tbk (IPCM) membukukan laba bersih sebesar Rp68,03 miliar pada semester I-2026, turun 24,43%

Cerestar (TRGU) Balik Untung Rp15,4M di Semester I-2026

PT Cerestar Indonesia Tbk (TRGU) berhasil membalikkan kinerja menjadi laba pada semester I-2026. Perseroan membukukan laba yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp15,48 miliar,

DYAN Cetak Laba Melejit 122%, Pendapatan Tembus Rp780M di Semester I

PT Dyandra Media International Tbk (DYAN) membukukan laba bersih sebesar Rp42,7 miliar pada semester I-2026, melonjak 122% dibandingkan Rp19,2 miliar pada periode yang sama tahun lalu.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru