Emitentrust.com – PT Dyandra Media International Tbk (DYAN) membukukan laba bersih sebesar Rp42,7 miliar pada semester I-2026, melonjak 122% dibandingkan Rp19,2 miliar pada periode yang sama tahun lalu. Sejalan dengan itu, pendapatan perseroan meningkat 17% menjadi Rp780,8 miliar dari Rp668,3 miliar.
Direktur Utama DYAN, Daswar Marpaung, mengatakan peningkatan pendapatan dan profitabilitas tersebut merupakan hasil dari inovasi serta eksekusi strategi bisnis yang dijalankan perseroan. Menurutnya, Dyandra terus memperkuat portofolio Intellectual Property (IP) Event, meningkatkan kualitas layanan di seluruh lini bisnis, serta memperluas kolaborasi strategis guna menjaga pertumbuhan usaha yang berkelanjutan.
Seiring meningkatnya aktivitas operasional, laba usaha (operating profit) perseroan melonjak 93% menjadi Rp60,2 miliar dari Rp31,2 miliar pada semester I-2025. Sementara itu, EBITDA meningkat 37% menjadi Rp99,9 miliar dibandingkan Rp72,7 miliar pada periode yang sama tahun lalu.
Kontributor terbesar pendapatan masih berasal dari segmen Event & Exhibition Organizer melalui PT Dyandra Promosindo dan entitas anak yang menyumbang Rp703 miliar atau sekitar 90% dari total pendapatan konsolidasi. Sisanya berasal dari segmen Convention & Exhibition Hall melalui PT Nusa Dua Indonesia sebesar Rp40,2 miliar (5%), segmen Hotel melalui PT Graha Multi Utama sebesar Rp24,6 miliar (3%), serta segmen Supporting Event melalui PT Dyamall Graha Utama sebesar Rp14,6 miliar (2%).
Corporate Secretary DYAN, Mirna Gozal, menjelaskan bahwa pertumbuhan bisnis ditopang oleh keberhasilan penyelenggaraan berbagai IP Event dan tingginya permintaan terhadap pameran, konferensi, hingga konser. Hingga semester pertama 2026, Dyandra telah menyelenggarakan lebih dari 15 IP Event, di antaranya Indonesia International Motor Show (IIMS), Indonesia International Furniture Expo (IFEX), Halal Indo, Projek D, Indo Wood Expo, Deep Extreme Indonesia, FLOII Expo, Indonesia Women Fest, Jakarta International Pet Show, Indonesia Coffee Expo, serta rangkaian Sunset di Kebun dan Sunset di Pantai.
Selain bisnis penyelenggaraan event, lini usaha tourism leisure juga menunjukkan pertumbuhan positif. Unit pengelolaan Kebun Raya melalui PT Mitra Natura Raya mencatat lebih dari 1,36 juta pengunjung pada semester I-2026 atau tumbuh 14% secara tahunan. Perseroan menilai peningkatan tersebut didukung oleh berbagai program edu-tourism, aktivasi event musik bertema lingkungan dan keberlanjutan, serta strategi pemasaran yang lebih terukur.
Ke depan, Dyandra akan terus memperkuat sinergi antarunit usaha dan memperluas kolaborasi dengan berbagai mitra strategis guna meningkatkan nilai tambah penyelenggaraan event, memperluas jangkauan promosi, serta menjangkau audiens di lebih banyak kota besar di Indonesia.


