back to top

Komitmen Finansial Kuat, RMKE Siapkan Dana Lunasi Obligasi Jatuh Tempo

Emitentrust.com – PT RMK Energy Tbk (RMKE) memastikan telah menyiapkan dana sebesar Rp116 miliar untuk melunasi pokok Obligasi Berkelanjutan I RMK Energy Tahap I Tahun 2025 Seri A yang akan jatuh tempo pada 16 Juli 2026.

Perseroan menyampaikan laporan kesiapan dana tersebut kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) sebagai pemenuhan Peraturan BEI Nomor I-E tentang Kewajiban Penyampaian Informasi. Penyampaian dilakukan paling lambat 15 hari bursa sebelum tanggal jatuh tempo obligasi.

Direktur Utama RMK Energy, Vincent Saputra, mengatakan seluruh dana pelunasan pokok obligasi akan disetorkan kepada PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Langkah ini merupakan bentuk komitmen Perseroan dalam memenuhi seluruh kewajiban kepada pemegang obligasi secara tepat waktu.

Menurut Vincent, kesiapan dana pelunasan didukung oleh arus kas operasional Perseroan yang tetap solid serta pengelolaan likuiditas yang prudent, meski industri batubara menghadapi kondisi pasar yang cukup menantang sepanjang tahun ini.

“Penyampaian kesiapan dana ini merupakan bukti nyata dari kondisi keuangan Perseroan yang sehat. Kami memastikan bahwa seluruh kewajiban kepada pemegang obligasi akan terpenuhi sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan,” ujar Vincent.

Pada perdagangan Kamis (25/6), saham RMKE naik 7,8 persen ke level Rp2.350.

Artikel Terkait

Laba NANO Melejit 492%, Pendapatan Tembus Rp218M di Semester I-2026

PT Nanotech Indonesia Global Tbk (NANO) membukukan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp2,54 miliar pada semester I 2026, melonjak 492,4% dibandingkan Rp428,88 juta pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Merdeka Battery Materials (MBMA) Tawarkan Obligasi Rp2,33T, Bunga 9-10,5%, Ini Jadwalnya

PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) kembali menghimpun dana melalui pasar obligasi. Perseroan akan menerbitkan Obligasi Berkelanjutan I Merdeka Battery Materials Tahap V Tahun 2026 senilai Rp2,336 triliun.

MSCI Pertahankan Indonesia di Emerging Market, BEI Ungkap Respons soal Rebalancing

Bursa Efek Indonesia (BEI) menegaskan akan terus berkomunikasi dengan MSCI dan investor global menyusul hasil tinjauan tahunan indeks MSCI 2026. Dalam hasil review tersebut, status Indonesia sebagai bagian dari kelompok emerging market tetap dipertahankan.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru