back to top

BEI Akhirnya Suspensi Tiga Saham Ini

Emitentrust.com – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali menghentikan sementara (suspensi) perdagangan saham tiga emiten mulai Sesi I perdagangan Rabu, 1 Juli 2026, akibat belum menyampaikan Laporan Keuangan Auditan Tahun Buku 2025 sesuai ketentuan yang berlaku.

Berdasarkan pengumuman Bursa, ketiga emiten yang dikenakan suspensi adalah PT Menn Teknologi Indonesia Tbk. (MENN), PT Techno9 Indonesia Tbk. (NINE), dan PT Mitra Tirta Buwana Tbk. (SOUL).

Saham MENN disuspensi di seluruh pasar, sedangkan saham NINE dan SOUL dikenakan penghentian sementara perdagangan di Pasar Reguler dan Pasar Tunai.

BEI menjelaskan, ketiga emiten tersebut belum menyampaikan Laporan Keuangan Auditan Tahun Buku 2025 (LKT 2025), sehingga dikenakan sanksi penghentian sementara perdagangan efek sesuai ketentuan Bursa.

Melalui kebijakan suspensi tersebut, BEI berharap para emiten segera memenuhi kewajiban penyampaian laporan keuangan auditan kepada regulator dan publik, sehingga perdagangan saham dapat kembali dibuka setelah seluruh persyaratan dipenuhi.

Suspensi mulai berlaku efektif sejak Sesi I perdagangan 1 Juli 2026 hingga terdapat pengumuman lebih lanjut dari Bursa Efek Indonesia mengenai pencabutan penghentian sementara perdagangan saham masing-masing emiten.

Artikel Terkait

FAP Agri (FAPA) Bagi Dividen Rp70 per Saham, Cum Date 6 Juli

PT FAP Agri Tbk. (FAPA) resmi membagikan dividen tunai sebesar Rp243,95 miliar atau Rp70 per saham dari laba bersih tahun buku 2025. Keputusan tersebut telah memperoleh persetujuan pemegang saham

ERAA Bagikan Dividen Rp389,6M, Rudiantara Masuk Komisaris

PT Erajaya Swasembada Tbk. (ERAA) emiten milik Aguan memutuskan membagikan dividen tunai sebesar Rp25 per saham atau senilai Rp389,62 miliar dari laba bersih tahun buku 2025.

Minna Padi (PADI) Gelar Rights Issue Rp50 per Lembar, Rasio 5:1

PT Minna Padi Investama Sekuritas Tbk (PADI) berencana menggelar Penambahan Modal dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD I) atau rights issue dengan menerbitkan sebanyak-banyaknya 2.261.449.305 saham baru.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru