Emitentrust.com – PT Sinergi Inti Plastindo Tbk (ESIP) memutuskan membagikan dividen tunai total sebesar Rp1 per saham dari laba bersih tahun buku 2025. Karena Perseroan telah lebih dahulu membayarkan dividen interim sebesar Rp0,50 per saham pada November 2025, maka sisa dividen sebesar Rp0,50 per saham akan dibayarkan kepada pemegang saham pada 30 Juli 2026.
Keputusan tersebut disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 30 Juni 2026 dan dihadiri pemegang saham yang mewakili 673,93 juta saham atau 60,7169% dari seluruh saham dengan hak suara. Perseroan membukukan laba bersih tahun buku 2025 sebesar Rp1,44 miliar.
Dalam penggunaan laba bersih tersebut, Perseroan menyisihkan Rp50 juta sebagai dana cadangan. Selanjutnya, dividen tunai dialokasikan sebesar Rp1.109.953.847 atau setara Rp1 per saham, termasuk dividen interim Rp0,50 per saham yang telah dibayarkan pada 28 November 2025.
Dengan demikian, pemegang saham masih akan menerima sisa dividen sebesar Rp0,50 per saham yang akan dibayarkan pada 30 Juli 2026 kepada pemegang saham yang tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) pada 10 Juli 2026. Adapun sisa laba sebesar Rp282,63 juta dibukukan sebagai laba ditahan untuk memperkuat modal kerja Perseroan.
Selain menyetujui penggunaan laba, RUPS juga mengesahkan Laporan Tahunan dan Laporan Keuangan tahun buku 2025 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Heliantono & Rekan dengan opini wajar tanpa pengecualian. Rapat sekaligus memberikan pelunasan dan pembebasan tanggung jawab (acquit et de charge) kepada Direksi dan Dewan Komisaris atas tindakan pengurusan dan pengawasan selama tahun buku 2025.
Pada agenda lainnya, pemegang saham memberikan kewenangan kepada Dewan Komisaris untuk menetapkan remunerasi Direksi tahun buku 2026, mempertahankan honorarium Dewan Komisaris pada level yang sama dengan tahun sebelumnya, serta menunjuk Kantor Akuntan Publik yang akan mengaudit laporan keuangan Perseroan untuk tahun buku 2026 beserta penetapan honorariumnya.
Pada perdagangan hari ini Kamis (2/7) saham ESIP turun 0,78 persen di level Rp128.


