back to top

Rans Entertainment (RANS) Patok IPO Harga Atas Rp170 per Lembar, Pemesanan Hari Ini

Emitentrust.com – PT Rans Entertainment Indonesia Tbk (RANS), perusahaan hiburan milik Raffi Ahmad, menetapkan harga penawaran umum perdana (IPO) sebesar Rp170 per saham, atau berada di batas atas kisaran harga bookbuilding Rp135-Rp170 per saham.

Perseroan menawarkan sebanyak 2,525 miliar saham baru atau setara 20,02% dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO. Dengan harga tersebut, RANS berpotensi menghimpun dana segar sekitar Rp429,25 miliar.

Masa penawaran umum berlangsung pada 2-8 Juli 2026, dengan PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk bertindak sebagai Penjamin Pelaksana Emisi Efek. Saham RANS dijadwalkan mulai diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 10 Juli 2026.

Dana hasil IPO akan digunakan untuk mendukung berbagai agenda ekspansi bisnis. Sekitar 18,64% dialokasikan untuk pembangunan wahana bermain dan edukasi Cipungland, 37,61% untuk penyelenggaraan konser artis lokal maupun internasional di berbagai kota, serta 8,15% untuk pembentukan perusahaan baru di bidang teknologi berbasis kecerdasan buatan (AI) bersama PT Global Teknologi.

Selain itu, sekitar 19,80% dana IPO akan digunakan untuk mengakuisisi saham PT Rans Kosmetika Indonesia (Slavina), sementara 6,98% dialokasikan untuk pelunasan dipercepat pinjaman kepada PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. Sisanya akan disalurkan kepada entitas anak guna memperkuat modal kerja dan memperluas jaringan usaha.

Dari sisi kinerja, RANS membukukan laba tahun berjalan sebesar Rp56,69 miliar pada 2025, turun 41,6% dibandingkan laba 2024 sebesar Rp97,07 miliar. Pendapatan Perseroan juga menurun menjadi Rp353,38 miliar dari Rp410,50 miliar pada tahun sebelumnya, namun Perseroan tetap mencatatkan profitabilitas positif.

Sebelum IPO, PT Indonesia Entertainment Grup tercatat sebagai pemegang saham pengendali dengan kepemilikan 78,68%. Pemegang saham lainnya antara lain Soultan Ariq Rachman (9,04%), Dony Oskaria (3,42%), Sutanto Hartono (1,43%), Nagita Slavina Mariana Tengker (1,24%), Kaesang Pangarep (1,14%), Hikmat Janika (0,86%), serta PT Ekonomi Baru Investasi Teknologi (0,76%).

Setelah IPO, jumlah saham Perseroan yang tercatat di BEI akan mencapai 12,61 miliar saham. Melalui ekspansi ke bisnis hiburan, konser, teknologi AI, hingga taman bermain edukatif, RANS menargetkan penguatan posisinya sebagai perusahaan media dan entertainment terintegrasi di Indonesia.

Artikel Terkait

ANJT Tak Bagi Dividen, Rugi 2025 Ditutup Saldo Laba

PT Austindo Nusantara Jaya Tbk (ANJT) memutuskan tidak membagikan dividen kepada pemegang saham untuk tahun buku 2025. Keputusan tersebut disahkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 30 Juni 2026.

BEI Umumkan HATM Masuk Saham Terkonsentrasi Tinggi 96,09%

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) mengumumkan bahwa saham PT Habco Trans Maritima Tbk (HATM) masuk dalam kategori Kepemilikan Saham Terkonsentrasi Tinggi (High Shareholding Concentration/HSC).

INDF Umumkan Dividen Rp290 per Saham, Cum 6 Juli, Cair 29 Juli

PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) grup Salim resmi membagikan dividen tunai sebesar Rp290 per saham untuk tahun buku 2025. Berdasarkan keterbukaan informasi Perseroan, total dividen yang akan dibagikan mencapai Rp2,546

Populer 7 Hari

Berita Terbaru