back to top

Bank SMBC (BTPN) Ungkap Rencana Merger Oto Multiartha dan Summit Oto Finance

Emitentrust.com – PT Bank SMBC Indonesia Tbk (BTPN) berencana menggabungkan dua anak usahanya, PT Oto Multiartha (OTO) dan PT Summit Oto Finance (SOF), sebagai bagian dari strategi penyederhanaan struktur usaha dan peningkatan efisiensi operasional grup.

Corporate Secretary SMBC Eneng Yulie Andriani pada Kamis (2/7) menjelaskan bahwa SOF akan menjadi entitas yang menerima penggabungan (surviving entity). Dengan demikian, OTO akan melebur ke dalam SOF sehingga seluruh hak dan kewajiban hukum OTO beralih secara otomatis kepada SOF.

Manajemen menyatakan aksi korporasi tersebut bertujuan meningkatkan efisiensi operasional, mengoptimalkan pengelolaan sumber daya, serta memperkuat sinergi kegiatan usaha di lingkungan grup. Saat ini BTPN menguasai masing-masing 51% saham pada OTO dan SOF.

Perseroan menegaskan penggabungan dua perusahaan tertutup tersebut tidak akan memengaruhi nilai investasi BTPN. Secara konsolidasi bersih (net basis), merger juga tidak mengakibatkan perubahan terhadap total aset maupun ekuitas perseroan. Setelah penggabungan efektif, kepemilikan BTPN pada entitas hasil merger, yakni SOF, tetap sebesar 51%.

BTPN memperkirakan proses merger akan memperoleh persetujuan dari Menteri Hukum pada 1 September 2026. Perseroan juga menyatakan akan memenuhi seluruh kewajiban keterbukaan informasi lanjutan sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan regulasi pasar modal setelah aksi korporasi tersebut efektif.

Artikel Terkait

BEI Layangkan Surat ke Emiten Grup Bakrie (ENRG)

Emitentrust.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) meminta penjelasan kepada...

IHSG Ditutup Bangkit Lagi! BRPT Melonjak Hampir 9%

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil melanjutkan tren penguatan pada perdagangan Kamis (2/7/2026). IHSG ditutup naik 49,44 poin atau 0,87% ke level 5.744,55, setelah sehari sebelumnya juga berakhir di zona hijau.

Harita Grup (NCKL) Tebar Dividen Rp2,69T, Buyback Rp1T Berlanjut

PT Trimegah Bangun Persada Tbk. (NCKL) emiten Harita Grup memutuskan membagikan dividen tunai sebesar Rp42,64 per saham atau dengan nilai total Rp2,685 triliun dari laba tahun buku 2025.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru