back to top

IHSG Menguat di Sesi I, Delapan Sektor Pemicunya

Emitentrust.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan tren penguatan pada perdagangan sesi I, Jumat (10/7/2026), seiring reli yang terjadi di mayoritas bursa saham Asia. IHSG naik 6,03 poin atau 0,10% ke level 5.918,47.

Penguatan IHSG ditopang oleh delapan dari sebelas indeks sektoral. Sektor transportasi memimpin kenaikan dengan penguatan 1,12%, disusul sektor barang baku yang naik 1,09%, sektor properti menguat 1,22%, sektor energi naik 0,81%, sektor barang konsumen siklikal menguat 0,84%, sektor barang konsumen non-siklikal naik 0,40%, sektor teknologi bertambah 0,38%, dan sektor infrastruktur menguat 0,23%.

Di sisi lain, tiga sektor masih berada di zona merah, yakni sektor kesehatan yang melemah 0,46%, sektor perindustrian turun 0,28%, dan sektor keuangan terkoreksi tipis 0,03%.

Aktivitas perdagangan berlangsung cukup aktif dengan volume transaksi mencapai 11,5 miliar saham dan nilai transaksi sebesar Rp4,7 triliun. Sebanyak 405 saham menguat, 208 saham melemah, dan 171 saham bergerak stagnan.

Di kelompok saham LQ45, PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) memimpin daftar top gainers setelah naik 4,74% ke level Rp995 per saham. Posisi berikutnya ditempati PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) yang menguat 3,44% ke Rp1.805 per saham dan PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) yang naik 3,06% ke Rp2.360 per saham.

Sementara itu, tekanan di LQ45 dipimpin oleh PT Astra International Tbk (ASII) yang turun 1,84% ke Rp4.790 per saham. Disusul PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) yang melemah 1,76% ke Rp1.395 per saham serta PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) yang terkoreksi 1,59% ke Rp2.470 per saham.

Artikel Terkait

Pengendali BMSR Lepas Habis 59,11% Saham Harga Diskon, Ada Apa?

Chance Stand Finance Limited selaku pengendali melepas seluruh kepemilikan sahamnya di PT Bintang Mitra Semestaraya Tbk (BMSR) melalui transaksi yang dilakukan pada 9 Juli 2026.

Grup Sinarmas (GEMS) Ungkap Progres Eksplorasi Terbaru

PT Golden Energy Mines Tbk. (GEMS) melaporkan aktivitas eksplorasi untuk periode Juli 2026 dengan total biaya mencapai sekitar Rp2,98 miliar, yang difokuskan pada dua wilayah tambang milik anak usaha Perseroan.

Free Float UANG 13,93%, Hapsoro Genggam 19,35% Saham, Tri Ramadi Sebagai UBO

PT Pakuan Tbk (UANG) melaporkan porsi saham free float perseroan tetap berada di level 13,93% hingga akhir Juni 2026. Berdasarkan Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek (LBRE),

Populer 7 Hari

Berita Terbaru