back to top

IHSG Hijau di Sesi I, DEWA Terbang 14%, BUMI & ESSA Ikut Melaju

Emitentrust.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil bangkit dari tekanan awal perdagangan dan berbalik menguat hingga penutupan sesi pertama pada Kamis (9/7/2026). IHSG naik 12,325 poin atau 0,21% ke level 5.885,697 setelah sempat dibuka di zona merah.

Sepanjang sesi pertama, IHSG bergerak fluktuatif dengan menyentuh level tertinggi 5.904 dan level terendah 5.839. Aksi beli yang masuk pada saham-saham sektor komoditas dan transportasi menjadi penopang utama penguatan indeks.

Mayoritas indeks sektoral ditutup di zona hijau. Penguatan terbesar dipimpin sektor barang baku yang naik 1,56%, diikuti sektor energi 1,43%, transportasi dan logistik 1,40%, perindustrian 1,17%, barang konsumen siklikal 0,59%, serta barang konsumen non-primer 0,41%. Di sisi lain, lima sektor masih terkoreksi, yakni kesehatan turun 1,27%, keuangan 0,28%, properti 0,18%, infrastruktur 0,15%, dan teknologi 0,08%.

Hingga jeda siang, nilai transaksi di Bursa Efek Indonesia (BEI) mencapai Rp6,69 triliun. Sebanyak 319 saham menguat, 268 saham melemah, sementara 199 saham lainnya bergerak stagnan.

Dari sisi pergerakan harga, saham PT Akasha Wira International Tbk (ADES) memimpin kenaikan nominal dengan naik Rp775 menjadi Rp35.775 per saham. PT Singaraja Putra Tbk (SINI) menguat Rp725 menjadi Rp8.100 per saham, sedangkan PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp425 menjadi Rp16.475 per saham.

Sebaliknya, saham PT United Tractors Tbk (UNTR) melemah Rp325 menjadi Rp23.975 per saham. PT Jecx Indonesia Tbk (JECX) turun Rp290 menjadi Rp1.660 per saham, sementara PT Transkon Jaya Tbk (TCPI) terkoreksi Rp250 menjadi Rp6.500 per saham.

Dari sisi aktivitas perdagangan, saham BACH menjadi yang paling aktif diperdagangkan dengan frekuensi mencapai 351.480 kali transaksi senilai Rp397 miliar. Disusul saham EMMI sebanyak 124.456 kali transaksi senilai Rp148 miliar dan COCO sebanyak 48.071 kali transaksi dengan nilai Rp158 miliar.

Di kelompok saham LQ45, penguatan dipimpin PT Darma Henwa Tbk (DEWA) yang melesat 14,77% ke level Rp342, diikuti PT Bumi Resources Tbk (BUMI) yang naik 5,15% ke Rp143 dan PT ESSA Industries Indonesia Tbk (ESSA) yang menguat 3,70% ke Rp560.

Sementara itu, saham-saham LQ45 yang menjadi pemberat dipimpin PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) yang turun 2,03% ke Rp725, PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) melemah 1,99% ke Rp1.970, dan PT Astra International Tbk (ASII) yang terkoreksi 1,64% ke Rp4.810.

Artikel Terkait

Suspensi Dicabut! Saham PEGE Ambles 13,8 Persen

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi mencabut penghentian sementara (suspensi) perdagangan saham PT Panca Global Kapital Tbk (PEGE) di seluruh pasar. Pencabutan suspensi tersebut berlaku efektif mulai pra-pembukaan perdagangan Kamis, 9 Juli 2026

HUMI Lapor Free Float 15,08%, Tommy Soeharto Masih Jadi Pemilik Manfaat Akhir

PT Humpuss Maritim Internasional Tbk (HUMI) melaporkan porsi saham publik (free float) tetap berada di level 15,08% hingga akhir Juni 2026. Sementara itu, Hutomo Mandala Putra atau Tommy Soeharto

Direktur AMMN Anthony Robert Tambah Kepemilikan 900 Ribu Saham Harga Pasar

Direktur PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN), Anthony Robert Mathias, menambah kepemilikan sahamnya di perseroan melalui aksi pembelian di pasar pada 8 Juli 2026.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru