Emitentrust.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil mengakhiri perdagangan di zona hijau pada Jumat (7/10/2026). IHSG naik 11,91 poin atau 0,20% ke level 5.924,36, didorong penguatan mayoritas indeks sektor.
Dari 11 sektor yang diperdagangkan, sebanyak delapan sektor ditutup menguat, sementara tiga sektor lainnya masih berada di zona merah. Sektor energi menjadi motor utama kenaikan setelah menguat 0,91%, disusul sektor barang baku yang naik 0,83% dan sektor properti yang menguat 0,80%.
Di sisi lain, tekanan masih terjadi pada sektor perindustrian yang melemah 0,48%, diikuti sektor kesehatan turun 0,46% dan sektor infrastruktur yang terkoreksi 0,38%.
Aktivitas perdagangan berlangsung cukup ramai dengan volume transaksi mencapai 18,11 miliar saham dan nilai transaksi sebesar Rp8,17 triliun. Sebanyak 364 saham menguat, 241 saham melemah, dan 185 saham ditutup stagnan.
Dari sisi pergerakan harga, saham KOIN melonjak Rp580 ke level Rp2.900 per saham. Selanjutnya UNTR naik Rp450 menjadi Rp24.500, sedangkan ITMG menguat Rp300 ke posisi Rp23.300 per saham.
Sebaliknya, saham CTBN memimpin pelemahan nominal setelah turun Rp425 menjadi Rp5.350 per saham. Disusul JELI yang terkoreksi Rp260 ke level Rp1.495, serta JECX turun Rp230 menjadi Rp1.430 per saham.
Adapun saham yang paling aktif diperdagangkan dipimpin JECX dengan frekuensi 275.519 kali senilai Rp255 miliar. Posisi berikutnya ditempati BACH sebanyak 94.365 kali transaksi senilai Rp66 miliar, serta JELI dengan 86.550 kali transaksi senilai Rp87,1 miliar.
Pada indeks LQ45, PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) menjadi top gainer setelah melesat 5,79%, diikuti PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) yang naik 4,64%, serta PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) yang menguat 4,37%.
Sementara itu, PT Indosat Tbk (ISAT) memimpin pelemahan di LQ45 setelah turun 3,19%, disusul PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) yang melemah 1,89%, dan PT Astra International Tbk (ASII) yang terkoreksi 1,43%.


