Emitentrust.com – PT Eastparc Hotel Tbk (EAST) berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp16,96 miliar pada semester I 2026, meningkat 34,3% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp12,62 miliar. Kenaikan laba tersebut ditopang oleh efisiensi biaya operasional serta lonjakan pendapatan lain-lain, meskipun pertumbuhan pendapatan tercatat relatif moderat.
Berdasarkan laporan keuangan per 30 Juni 2026, pendapatan perseroan naik 0,98% menjadi Rp44,78 miliar, dibandingkan Rp44,35 miliar pada semester I 2025. Seiring dengan itu, beban pokok pendapatan turun menjadi Rp10,22 miliar dari Rp10,85 miliar sehingga laba kotor meningkat menjadi Rp34,56 miliar.
Kinerja operasional juga membaik. Laba usaha meningkat 19,5% menjadi Rp19,50 miliar dari sebelumnya Rp16,32 miliar. Selain itu, perseroan mencatat pendapatan lain-lain bersih sebesar Rp1,16 miliar, berbalik dari beban lain-lain bersih Rp627,58 juta pada periode yang sama tahun lalu. Kontributor utamanya berasal dari keuntungan pelepasan aset digital sebesar Rp1,08 miliar.
Dengan kinerja tersebut, laba sebelum pajak meningkat menjadi Rp20,66 miliar, dibandingkan Rp15,69 miliar pada semester I 2025. Setelah memperhitungkan beban pajak kini dan pajak tangguhan, laba bersih yang dapat dibukukan perseroan mencapai Rp16,96 miliar, sementara laba per saham meningkat menjadi Rp4,11 dari Rp3,06 pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Dari sisi neraca, total aset perseroan per 30 Juni 2026 tercatat sebesar Rp484,88 miliar, turun dari Rp507,55 miliar pada akhir 2025. Total liabilitas menyusut menjadi Rp26,15 miliar dari Rp50,09 miliar, sedangkan total ekuitas meningkat menjadi Rp458,74 miliar. Penurunan kas dan setara kas menjadi Rp9,07 miliar terutama dipengaruhi oleh pembayaran dividen tunai sebesar Rp38,79 miliar selama semester pertama tahun ini.
Pada perdagangan hari ini Senin (13/7) saham EAST stagnan ke level Rp88.


