Emitentrust.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil melanjutkan reli dan menembus kembali level psikologis 6.000 pada penutupan perdagangan Senin (13/7/2026). IHSG ditutup menguat 113,48 poin atau 1,92% ke level 6.037,84, didorong penguatan mayoritas sektor serta reli saham-saham komoditas.
Penguatan IHSG ditopang sembilan dari sebelas indeks sektoral yang berakhir di zona hijau. Sektor barang baku memimpin kenaikan dengan menguat 2,96%, disusul sektor energi yang naik 2,66% dan sektor perindustrian sebesar 2,44%. Sementara itu, hanya dua sektor yang terkoreksi, yakni sektor kesehatan yang turun 0,26% dan sektor barang konsumen non-primer yang melemah tipis 0,05%.
Aktivitas perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) berlangsung cukup ramai dengan volume transaksi mencapai 25,44 miliar saham dan nilai transaksi sebesar Rp11,50 triliun. Sebanyak 377 saham ditutup menguat, 250 saham melemah, sedangkan 167 saham lainnya stagnan.
Dari sisi pergerakan harga, saham PT United Tractors Tbk (UNTR) mencatat kenaikan nominal terbesar dengan melonjak Rp1.400 menjadi Rp25.900 per saham. PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) naik Rp575 menjadi Rp23.875 per saham, sedangkan PT Perdana Bangun Pusaka Tbk (KONI) menguat Rp340 menjadi Rp3.240 per saham.
Di sisi lain, saham PT Singaraja Putra Tbk (SINI) terkoreksi Rp775 menjadi Rp7.125 per saham. PT Roda Vivatex Tbk (RDTX) turun Rp400 menjadi Rp13.800 per saham, sementara PT Citi Bank N.A. (CTBN) melemah Rp350 menjadi Rp5.000 per saham.
Dari sisi frekuensi perdagangan, saham RANS menjadi yang paling aktif diperdagangkan dengan 694.592 kali transaksi senilai Rp820 miliar. Disusul saham PRDL sebanyak 227.686 kali transaksi senilai Rp118 miliar dan JECX sebanyak 52.521 kali transaksi dengan nilai Rp72,7 miliar.
Di jajaran saham LQ45, penguatan dipimpin PT Barito Pacific Tbk (BRPT) yang melonjak 8,02%, PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) yang menguat 7,69%, serta PT United Tractors Tbk (UNTR) yang naik 5,71%.
Sementara itu, saham LQ45 yang mengalami pelemahan dipimpin PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) yang turun 2,89%, PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) melemah 1,92%, dan PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) terkoreksi 0,84%.


