back to top

Dua Komisaris SMKM Tiba-Tiba Kompak Mundur, Ada Apa?

Emitentrust.com – PT Sumber Mas Konstruksi Tbk (SMKM) mengumumkan pengunduran diri dua anggota Dewan Komisaris, yakni Komisaris Utama Intan Magdalena P. dan Komisaris sekaligus Komisaris Independen Untung Surono.

Dalam keterangannya Senin (13/7) manajemen SMKM menyampaikan bahwa telah menerima surat pengunduran diri keduanya pada 9 Juli 2026. Sesuai ketentuan POJK Nomor 43/POJK.04/2020 tentang Kewajiban Keterbukaan Informasi dan Tata Kelola Perusahaan bagi Emiten, pengunduran diri tersebut akan diputuskan dan disahkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) ke-2 yang dijadwalkan berlangsung pada 15 Juli 2026.

Manajemen menjelaskan informasi mengenai pengunduran diri tersebut juga telah diumumkan melalui situs resmi Perseroan pada 13 Juli 2026 sebagai bagian dari pemenuhan kewajiban keterbukaan informasi.

Perseroan menegaskan perubahan susunan Dewan Komisaris tersebut tidak memberikan dampak terhadap kegiatan operasional, kondisi hukum, keuangan maupun kelangsungan usaha perusahaan.

SMKM merupakan emiten yang bergerak di bidang jasa konstruksi umum.

Pada perdagangan hari ini Senin (13/7) saham SMKM stagnan ke level Rp65.

Artikel Terkait

IHSG Ditutup Tembus 6.000! BRPT dan AMMN Kompak Terbang di LQ45

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil melanjutkan reli dan menembus kembali level psikologis 6.000 pada penutupan perdagangan Senin (13/7/2026). IHSG ditutup menguat 113,48 poin atau 1,92% ke level 6.037,84,

SMCB Resmi Bubarkan dan Likuidasi Anak Usaha, Ini Alasannya

PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SMCB) memutuskan membubarkan sekaligus melikuidasi anak usaha tidak langsungnya, PT SBI Bangun Nusantara (SBN). Langkah tersebut merupakan bagian dari program penataan (streamlining) kelompok usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG).

Samuel Sekuritas Eksekusi Puluhan Juta Saham RLCO Harga Rp2.980 per Lembar

PT Abadi Lestari Indonesia Tbk (RLCO), menyampaikan bahwa Samuel Sekuritas Indonesia, menambah kepemilikan saham Perseroan melalui pembelian sebanyak 40.071.100 saham pada 13 Juli 2026.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru