Emitentrust.com – PT Samudera Indonesia Tbk. (SMDR) hingga 30 Juni 2026 belum merealisasikan penggunaan dana hasil penerbitan Sukuk Ijarah Berkelanjutan I Samudera Indonesia Tahap III Tahun 2026.
Seluruh dana bersih hasil emisi sebesar Rp694,61 miliar masih ditempatkan pada rekening giro di Bank Syariah Indonesia (BSI).
Corporate Secretary & Compliance Director SMDR, Farida Helianti Sastrosatomo, dalam keterangannya kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (15/7/2026), menyampaikan bahwa sukuk tersebut memperoleh pernyataan efektif pada 13 Mei 2026 dengan nilai emisi Rp700 miliar.
Setelah dikurangi biaya emisi sebesar Rp5,39 miliar, Perseroan memperoleh hasil bersih sebesar Rp694,61 miliar. Hingga akhir Juni 2026, dana tersebut belum digunakan, sehingga realisasi penggunaan dana masih 0%.
Sesuai prospektus, dana hasil penerbitan sukuk akan digunakan untuk dua kebutuhan utama. Sebesar Rp238,22 miliar atau sekitar 34,29% dialokasikan untuk pembiayaan pembangunan satu unit kapal kontainer beserta biaya praoperasi peluncuran kapal.
Sementara itu, sebesar Rp456,60 miliar atau sekitar 65,71% akan disalurkan kepada PT Samudera Pekapalan Indonesia untuk membiayai pembangunan dua unit kapal chemical tanker.
Perseroan menjelaskan, selama belum digunakan, dana hasil penerbitan sukuk ditempatkan dalam rekening giro rupiah di Bank Syariah Indonesia dengan tingkat imbal hasil 4,2% untuk jangka waktu satu bulan.


