back to top

Rights Issue Jumbo Emiten Hapsoro (SINI) Mulai Digelar Besok!

Emitentrust.com – PT Singaraja Putra Tbk (SINI) resmi menggelar Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD I) dengan target menghimpun dana maksimal Rp3,6075 triliun. Perseroan menawarkan sebanyak 721,5 juta saham baru atau setara 60% dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah rights issue dengan harga pelaksanaan Rp5.000 per saham.

Dalam prospektus, setiap pemegang 2 saham lama yang tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) pada 10 Juli 2026 berhak memperoleh 3 HMETD, di mana setiap 1 HMETD dapat digunakan untuk membeli 1 saham baru. Perseroan menegaskan rights issue ini tidak mengubah pengendali, namun pemegang saham yang tidak melaksanakan haknya berpotensi mengalami dilusi hingga 60%.

Rights issue tersebut mendapat dukungan dari sejumlah pemegang saham utama. PT Autum Prima Indonesia (API) akan melaksanakan 60 juta HMETD senilai Rp300 miliar, sementara sebagian haknya dialihkan kepada PT Deli Indonesia Raya (DIR), PT Henan Putihrai Sekuritas (HPS) dan PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk (TRIM).

Sementara Batubara Development Pte. Ltd. (BBD) mengalihkan seluruh HMETD yang menjadi haknya kepada Ever Grace International Trading Limited dan DIR. Pemegang saham Hapsoro juga mengalihkan HMETD miliknya kepada TRIM, sedangkan PT Kreasi Jasa Persada (KJP) mengalihkan seluruh HMETD kepada PT Petrosea Tbk (PTRO).

Sebagai pembeli siaga utama, PT Petrosea Tbk (PTRO) berkomitmen melaksanakan HMETD miliknya, menerima pengalihan HMETD dari KJP, serta membeli sisa saham baru yang tidak terserap hingga 116,18 juta saham. Total komitmen PTRO dalam aksi korporasi ini mencapai sekitar Rp1,302 triliun.

Adapun TRIM dan HPS juga bertindak sebagai pembeli siaga lainnya dengan komitmen masing-masing membeli sisa saham hingga 20,996 juta saham baru senilai maksimal Rp104,98 miliar.

HMETD SINI akan mulai diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia pada 14-20 Juli 2026, bersamaan dengan dimulainya pelaksanaan HMETD. Saham hasil pelaksanaan HMETD akan didistribusikan pada 15-21 Juli 2026, sedangkan penjatahan saham tambahan dijadwalkan pada 22 Juli 2026 dan pembayaran penuh pembeli siaga dilakukan pada 23 Juli 2026.

Pada perdagangan hari ini Senin (13/7) saham SINI turun 9,81 persen ke level Rp7.125.

Artikel Terkait

BEI Ijinkan Saham AIMS Diperdagangkan Mulai Sesi II, Ini Alasannya

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi mencabut penghentian sementara (suspensi) perdagangan saham PT Artha Mahiya Investama Tbk (AIMS) di Pasar Reguler dan Pasar Tunai mulai Sesi II perdagangan Senin, 13 Juli 2026.

BEI Ungkap Fakta Terbaru Pasar Modal Indonesia

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menegaskan tetap mempertahankan target memiliki lebih dari 1.100 perusahaan tercatat pada 2030, meski kondisi pasar modal sepanjang 2026 masih dibayangi ketidakpastian global.

RMKE Siap Perdagangkan Saham Stock Split 1:5 Mulai 17 Juli

PT RMK Energy Tbk. (RMKE) resmi melaksanakan aksi pemecahan nilai nominal saham (stock split) dengan rasio 1:5, setelah memperoleh persetujuan pemegang saham dan Bursa Efek Indonesia (BEI).

Populer 7 Hari

Berita Terbaru