Emitentrust.com – PT Pelayaran Nasional Bina Buana Raya Tbk (BBRM) membukukan laba bersih sebesar US$1,24 juta pada kuartal I-2026, naik 0,30% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar US$1,23 juta. Di sisi lain, pendapatan perseroan turun 5,00% menjadi US$3,07 juta dari US$3,23 juta pada kuartal I-2025.
Berdasarkan laporan keuangan perseroan yang diterbitkan pada Rabu (15/7), penurunan pendapatan tersebut diikuti turunnya beban pokok pendapatan menjadi US$1,59 juta dari US$1,75 juta, sehingga laba bruto masih meningkat tipis menjadi US$1,48 juta dibandingkan US$1,48 juta pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Laba usaha BBRM tercatat sebesar US$1,25 juta, sedikit lebih rendah dibandingkan US$1,28 juta pada kuartal I-2025. Namun, penurunan beban keuangan menjadi US$61,61 ribu dari US$89,82 ribu, serta pendapatan keuangan yang meningkat menjadi US$85,28 ribu, membantu menjaga kinerja laba sebelum pajak.
Perseroan membukukan laba sebelum pajak penghasilan sebesar US$1,24 juta, kemudian setelah beban pajak final sebesar US$34,74 ribu, laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai US$1,24 juta.
Dari sisi neraca, hingga 31 Maret 2026 total aset BBRM meningkat menjadi US$49,12 juta dari US$48,82 juta pada akhir 2025. Kas dan setara kas juga naik menjadi US$13,78 juta dari US$12,43 juta, sementara total liabilitas turun menjadi US$3,61 juta dari US$4,55 juta. Seiring itu, total ekuitas meningkat menjadi US$45,51 juta dibandingkan US$44,27 juta pada akhir tahun lalu.


