Emitentrust.com – Pemegang saham pengendali PT Winner Nusantara Jaya Tbk. (WINR), Pemenang Nusantara Internasional kembali melakukan penjualan sebanyak 1.592.400 saham di pasar.
Berdasarkan laporan perubahan kepemilikan saham yang disampaikan ) pada 21 Juli 2026, transaksi tersebut dilakukan pada 15 Juli 2026 dengan harga Rp21 per saham. Dengan demikian, total nilai transaksi mencapai sekitar Rp33,44 juta.
Pasca transaksi, kepemilikan Pemenang Nusantara Internasional berkurang dari 2.807.518.400 saham atau 53,63% menjadi 2.805.926.000 saham atau 53,60%.
Dalam keterangannya disebutkan bahwa transaksi tersebut merupakan penjualan tidak langsung dengan tujuan menambah porsi saham free float di pasar.
Meski melepas sebagian kecil kepemilikannya, Pemenang Nusantara Internasional tetap berstatus sebagai pemegang saham pengendali dan menyatakan akan mempertahankan pengendalian atas PT Winner Nusantara Jaya Tbk.
Sebelumnya Pemenang Nusantara Internasional kembali melepas 10 juta saham di harga Rp20 per lembar pada 20 JUli 2026. Aksi korporasi itu disebut untuk menambah porsi saham free float di pasar. Total nilai transaksi mencapai sekitar Rp200.000.000.
Sebelumnya lagi Pemenang Nusantara Internasional, melepas 24,85 juta saham pada 13 Juli 2026. Nilai transaksi tersebut mencapai sekitar Rp497 juta.
Sebelumnya lagi Pemenang Nusantara Internasional divestasi kepemilikan sahamnya pada 24 Juni 2026 menjual 7.618.600 saham dengan harga Rp20 per saham, sehingga nilai transaksi mencapai sekitar Rp152,37 juta. Sementara pada transaksi kedua, dijual sebanyak 497.300 saham dengan harga Rp22 per saham, dengan nilai sekitar Rp10,94 juta.
Sebelumnya lagi Pemenang Nusantara Internasional, divestasi kepemilikan sahamnya pada 22 Juni 2026 sebanyak 3.869.400 saham dengan harga Rp22 per saham.
Sebelumnya lagi Pemenang Nusantara Internasional, melepas sebanyak 10 juta saham pada 15 Juni 2026 dengan harga Rp26 per saham.Dengan demikian, total nilai transaksi divestasi tersebut mencapai sekitar Rp260 juta.
Pada perdagangan Selasa (21/7) saham WINR di FCA stagnan pada level Rp20.


