back to top

Dirut KKGI Mundur Mendadak, Ini Alasannya

Emitentrust.com – PT Resource Alam Indonesia Tbk (KKGI) mengumumkan telah menerima surat pengunduran diri dari Direktur Utama Pintarso Adijanto pada 20 Juli 2026.

Manajemen KKGI menjelaskan bahwa pengunduran diri tersebut diajukan karena kondisi kesehatan, sehingga yang bersangkutan merasa tidak lagi dapat menjalankan tugasnya secara optimal sebagai Direktur Utama.

“Perseroan telah menerima surat permohonan pengunduran diri dari Bapak Pintarso Adijanto selaku Direktur Utama Perseroan pada tanggal 20 Juli 2026, dikarenakan kondisi kesehatan sehingga tidak bisa optimal dalam melaksanakan tugasnya,” tulis manajemen dalam keterbukaan informasi.

” Perseroan menegaskan bahwa pengunduran diri tersebut tidak memberikan dampak terhadap kegiatan operasional, kondisi hukum, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha perusahaan,” tulis Leny Corporate Secretary KKGI pada Selasa (21/7).

Sesuai dengan ketentuan yang berlaku, Resource Alam Indonesia akan menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) untuk meminta persetujuan atas pengunduran diri tersebut. RUPS akan digelar paling lambat 90 hari sejak tanggal diterimanya surat pengunduran diri.

Artikel Terkait

JELI Luncurkan INACO Mogo Choco, Mini Pudding Terinspirasi Korean Wave

PT Niramas Utama Tbk resmi meluncurkan INACO Mogo Choco, produk mini pudding terbaru yang terinspirasi cita rasa Korea Selatan. Produk tersebut diperkenalkan untuk pertama kalinya kepada masyarakat melalui Jakarta Fair Kemayoran 2026 yang berlangsung pada 11

KOKA Tegaskan Lonjakan Harga Saham Murni Sentimen Pasar

PT Koka Indonesia Tbk. (KOKA) memberikan penjelasan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) setelah saham Perseroan masuk dalam pengawasan Unusual Market Activity (UMA) akibat pergerakan harga dan volume perdagangan yang tidak biasa.

AGAR Punya Pengendali Baru! 510 Juta Saham Berpindah ke Suprajitno Sutomo

PT Asia Sejahtera Mina Tbk (AGAR) mengumumkan telah terjadi perubahan pengendali setelah Suprajitno Sutomo resmi mengambil alih sebanyak 510 juta saham perseroan.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru