back to top

KMTR Ungkap Free Float 7,5%, Triputra Milik TP Rachmat Pegang 30%

Emitentrust.com – PT Kirana Megatara Tbk. (KMTR) mengoreksi Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek (LBRE) periode Juni 2026 dengan mencatat porsi saham free float tetap sebesar 7,5% atau sebanyak 616,15 juta saham. Perseroan juga mengungkap Hendy Endarwan sebagai pemilik manfaat akhir (ultimate beneficial owner/UBO) dalam laporan tersebut.

Dalam laporan LBRE pada Rabu (22/7), KMTR menjelaskan koreksi dilakukan atas laporan sebelumnya yang disampaikan melalui surat Nomor 028/KMG-Corsec/VII/2026 tertanggal 8 Juli 2026. Perseroan menegaskan seluruh informasi telah disusun sesuai ketentuan Bursa Efek Indonesia mengenai perhitungan saham free float.

Berdasarkan data registrasi pemegang efek per akhir Juni 2026, HSF (S) Pte Ltd masih menjadi pemegang saham pengendali dengan kepemilikan 5.134.603.987 saham atau 62,5%. Sementara PT Triputra Persada milik TP Rachmat menguasai 2.464.609.474 saham atau 30%.

Dengan demikian, saham yang dimiliki investor publik atau pemegang saham di bawah 5% tercatat sebanyak 616.152.918 saham, setara 7,5% dari total 8.215.366.379 saham yang tercatat di Bursa Efek Indonesia.

Perseroan juga melaporkan seluruh anggota Direksi dan Dewan Komisaris tidak memiliki saham KMTR hingga akhir Juni 2026. Selain itu, KMTR tidak memiliki saham treasuri maupun saham yang berstatus sita atau blokir oleh aparat penegak hukum maupun otoritas berwenang.

Di sisi lain, jumlah pemegang saham yang memiliki Single Investor Identification (SID) tercatat 1.866 investor, berkurang dari 1.884 investor pada bulan sebelumnya. Dalam laporan tersebut, Hendy Endarwan diungkap sebagai pemilik manfaat akhir (ultimate beneficial owner/UBO) Perseroan, meskipun tidak tercatat memiliki kepemilikan saham secara langsung di PT Kirana Megatara Tbk.

Artikel Terkait

Terungkap! Investor Asing Pembeli 21 Juta Saham HYGN Harga Diskon

Investor asing PERSHING LLC MAIN CUSTODY ACC-USD menambah kepemilikan saham di PT Ecocare Indo Pasifik Tbk (IDX: HYGN) melalui transaksi pembelian yang dilakukan pada 17 Juli 2026.

IHSG Ditutup Tergelincir Lagi, BBCA, ASII, AKRA Rontok di LQ45

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) gagal mempertahankan penguatan setelah sepanjang perdagangan bergerak di zona hijau. Pada penutupan perdagangan Kamis (23/7/2026), IHSG berbalik arah dan ditutup melemah 19,16 poin atau 0,30% ke level 6.315,31

Bank Mandiri (BMRI) Cetak Laba Rp30,4T Naik 24,4 Persen di Semester I 2026

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) membukukan laba bersih konsolidasi sebesar Rp30,4 triliun pada semester I 2026, meningkat 24,4% secara tahunan (year on year/YoY). Pertumbuhan laba tersebut ditopang oleh peningkatan pendapatan

Populer 7 Hari

Berita Terbaru