Emitentrust.com – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) meminta penjelasan kepada PT Yulie Sekuritas Indonesia Tbk (YULE) terkait volatilitas transaksi saham Perseroan melalui surat Nomor S-08768/BEI.PP3/07-2026 tertanggal 21 Juli 2026.
Pada perdagangan hari ini Rabu (22/7) saham YULE turun 3 persen ke level Rp3.260. Dalam sepekan turun 2,6 persen. Dalam sebulan turun 3,2 persen dari harga Rp3.370 pada 22 Juni 2026.
Merespons surat permintaan penjelasan tersebut, manajemen YULE menegaskan tidak mengetahui adanya informasi maupun fakta material yang dapat memengaruhi nilai maupun harga saham Perseroan, termasuk keputusan investasi pemodal sebagaimana diatur dalam POJK Nomor 31/POJK.04/2015 dan Peraturan Bursa Nomor I-E.
Perseroan juga menyatakan tidak mengetahui adanya aktivitas tertentu dari pemegang saham yang wajib dilaporkan berdasarkan POJK Nomor 4 Tahun 2024 mengenai laporan kepemilikan atau perubahan kepemilikan saham perusahaan terbuka maupun aktivitas penjaminan saham.
” YULE memastikan tidak memiliki rencana aksi korporasi dalam waktu dekat, termasuk aksi korporasi yang dapat berdampak terhadap pencatatan saham Perseroan di Bursa dalam tiga bulan ke depan,” jawab manajemen ke BEI pada Rabu (22/7).
Manajemen juga menegaskan tidak terdapat informasi, fakta, atau kejadian material lainnya yang belum diungkapkan kepada publik dan berpotensi memengaruhi harga saham maupun kelangsungan usaha Perseroan.
Menjawab pertanyaan BEI mengenai rencana pemegang saham utama, YULE menyampaikan telah memperoleh konfirmasi bahwa pemegang saham utama belum memiliki rencana apa pun terkait kepemilikan sahamnya di Perseroan.


