back to top

BLOG Catat Pendapatan Rp732,8M, Laba Naik 9% di Semester I

Emitentrust.com – PT Trimitra Trans Persada Tbk (BLOG) membukukan laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp77,54 miliar hingga semester I-2026, meningkat 9,09% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp71,08 miliar. Sejalan dengan itu, pendapatan perseroan tumbuh 16,98% menjadi Rp732,87 miliar dari Rp626,47 miliar.

Berdasarkan laporan keuangan perseroan yang dipublikasikan pada Kamis, kenaikan pendapatan diikuti meningkatnya beban pokok pendapatan menjadi Rp593,74 miliar, naik 18,84% dibandingkan Rp499,61 miliar pada semester I-2025.

Meski demikian, perseroan tetap mampu meningkatkan laba bruto menjadi Rp139,13 miliar, atau tumbuh 9,67% dari Rp126,86 miliar pada periode yang sama tahun lalu.

Kinerja operasional yang membaik juga tercermin dari laba sebelum pajak yang naik 11,19% menjadi Rp100,83 miliar, dibandingkan Rp90,68 miliar pada semester I-2025.

Dari sisi neraca, total aset perseroan meningkat menjadi Rp1,13 triliun per 30 Juni 2026, naik sekitar 9,71% dibandingkan posisi Rp1,03 triliun pada akhir periode pembanding. Sementara itu, total liabilitas tercatat Rp511,29 miliar, meningkat 24,41% dari posisi Rp410,96 miliar per 31 Desember 2025.

Artikel Terkait

Direktur CYBR Cairkan Saham Harga Pasar, Raup Rp115 Juta

Direktur PT ITSEC Asia Tbk. (CYBR), Doni Mora, melakukan aksi jual saham perseroan pada 21 Juli 2026. Dalam transaksi tersebut, Doni melepas sebanyak 200.000 lembar saham dengan harga Rp575 per saham.

WIKA Beton (WTON) Kantongi Kontrak Baru Rp1,97T di Semester I

PT Wijaya Karya Beton Tbk (WIKA Beton) atau WTON kembali menunjukkan ketangguhannya di tengah dinamika industri konstruksi nasional. Hingga akhir Semester I 2026, emiten beton pracetak ini berhasil membukukan omzet kontrak baru sebesar Rp1,97 triliun atau melonjak 114,15% dibandingkan capaian kuartal sebelumnya.

PPRE Berbalik Rugi Rp162,7M Meski Pendapatan Melonjak 35% di Semester I

PT PP Presisi Tbk (PPRE) membukukan rugi tahun berjalan yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp162,79 miliar pada semester I-2026.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru